22.3.13

TAK KENAL LELAH

Baru tau yang namanya istilah : "Tak Kenal Lelah" setelah punya anak :)) Posting ini tak maksud untuk sombong atau takabur tapi sharing yang kelak bisa dibaca oleh anak saya bahkan cucu tercinta ;) aamiin

Dulu seriiiing sekali kata "lelah", "cape", "lemes" terucap di mulut saya, minimal tercetus di dalam keluhan kalbu #tsah bahasanyaaa... :)) pulang kuliah, "cape"... pulang kerja "mumeeeet...  lemeesss"... bahkan bisa didramatisir dengan muka yang lemah letih lesu kaya iklan suatu produk penambah darah :P  kemudian setelah menikah, berkeluh kesah dengan suami... "sebel, begini... begini... begitu... stresss...!"

Setelah hamil dan akhirnya melahirkan my lovely princess, Nisa! Kata-kata itu sama sekali terhapus dalam kamus saya. Bahasanya tingkat tinggi alias alay nih :P Semula dimulai setelah Nisa berumur 3 hari, ketika semua nya terlelap, saya harus tetap terbangun karena Nisa menangis semalaman, setelah beberapa hari saya baru tahu kalo Nisa mengalami kolik, bahasa gampangnya Nisa sakit perut. Saya gendong terus semalaman sambil setiap 1 jam saya susui. Yes, alhamdulillah Nisa anak asi! Sangat bersyukur sekali :)) Daripada hilang fokus postingannya, kembali ke topik yang tadi... Koliknya disertai panas demam pula.... Walo terlihat tenang tapi panik juga karena namanya anak pertama ya pengalaman pertama.

BBM konsultan laktasi dan sepupu, setelah sharing dan dapat opini, Aay langsung ngibrit beli paracetamol untuk menurunkan demamnya, setelah dikasi paracetamol turun, tapi menjelang subuh naik lagi dan tinggi banget mencapai 39 derajat huhuhu... Akhirnya jam 7 pagi memutuskan segera ke dokter anak, sampai dapat giliran untuk dicek akhirnya Nisa harus tes darah. Itu saya baru tidur ayam sekitar 1-2 jam, tidur tapi ga lelap, gantian gendong sementara sama Aay.  Lanjut jam 9 ke rumah sakit untuk tes darah. Sampai siang nunggu hasil dan ternyata bilirubin Nisa tinggi banget, sekitar 20, bahasa gampangnya Nisa kuning... Ini bisa dikarenakan golongan darahnya sama dengan saya. Nisa langsung masuk NICU. Saya tak boleh mengganggu proses bluelight, sediiih banget terpisah sama anak hikss.. cuma bisa titip ASIP aja, alhamdulillah Nisa cuma semalem "nginep" dan boleh pulang.... Senang bangeeeet :)

Setelah itu kami jadi tak terpisahkan sampai sekarang, lengkeeeeeettt! Melebihi sepasang kekasih :)) Setelah punya anak, manajemen waktu saya sangat diuji sekali karena sama sekali tak terkontrol, karena sekarang semua terserah Nisa bukan berdasarkan jadwal yang saya buat >,< awal-awal sangat stressss ditambah kurang tidur... Tapi setelah dipikir-pikir, its my Life plus my children in my hand, I have to loosin up myself especially for schedule. Bismillah, pasti bisaaa :))

Subuh - Menjelang subuh Nisa udah bangun untuk menyusui sampai sekarang umurnya 17 bulan, terus tidur lagi, saya bangun perlahan untuk sholat Subuh dan mengerjakan apa yang saya bisa, seperti menyortir cucian kotor, putih dengan putih, pakaian berwarna dengan yang berwarna... Diliat banyakan mana, kalo banyakan putihm saya cuci yang paling banyak dulu :)) saya masukkan ke mesin cuci dan membiarkannya bekerja sendiri. Setelah itu mencek urusan lapak, ya... Semenjak Nisa melahirkan saya memutuskan resign karena sampai dengan menjelang cuti lahirnya habis ga berhasil mendapatkan pengasuh bayi. Saya yakin rejeki akan datang dari pintu yang lain :) Alhamdulillah memang, yang dulu saya double job : kantoran dan onlineshop, sekarang hanya onlineshop saja, penghasilan yang didapat tetap sama walo hanya dari 1 pintu.

Pagi - Nisa akan bangun lagi sekitar jam 06.30 atau jam 7 untuk nyusuin lagi... Lalu tertidur lagi karena masih ngantuk. Saya selesaikan urusan cuci mencuci dan menjemurnya. Lalu sesekali melirik dan membalas SMS, Chat, BBM dan email di BB, handset dan PC :)) Lanjut menyiapkan untuk Nisa. Nisa akan bangun sekitar jam 8 atau 9. Lalu saya siapkan kursi makannya dan mulai sarapan, ini yang menjadi ladang sabar untuk saya, ternyata anak kecil itu kalo makan lamaaaaa... belum kalo fokusnya teralihkan #lapkeringet. Saya memang biasakan kalo makan untuk duduk, tidak sambil bermain, tidak sambil jalan-jalan keliling komplek, tidak sambil naik mainan ini itu, karena kalo sampai terbiasa... sayanya yang gempor huhuhu... Sekarang Nisa udah jalan walo masih ragu, jadi terkadang setelah makan diajak latihan jalan keliling komplek.

Abis makan langsung lanjut menyiapkan mandi nya.... Nisa selesai mandi, udah dibolehin main-main di playardnya.... kasian juga liatnya, kalo dia main sendiri... tapi senang karena daya imajinasinya sudah mulai berkembang, Aay beliin stroller mainan yang isinya alat-alat masak-masakan, Nisa bisa anteng lumayan lama untuk pura-pura masak atau pura-pura main suap-suapan sama saya :)) Kalo Nisa bisa main sendiri... saya kembali berkutat dengan lapak... Cek lapak online, sms, email, instant messaging, dan BBM. Sampai Nisa bosen main, yak! Bukan sampai saya selesai mengerjakan kerjaan lapak, tapi semua tergantung Nisa >,<

Siang - Menjelang siang, jam 11 atau 12 Nisa akan mendekati saya untuk kemudian mengajak ke kamar tidur, yes, Nisa is going to have a sleep, tidur siang sambil menyusui. Setelah terlelap, saya kembali melihat lapak daaann.. menyiapkan makan siang Nisa, saya dan Babanya Nisa. Multitasking job every day! Tiring if someone once asked me about it, but I still enjoying it very much! InsyaAllah ini jadi ladang surga saya juga :) aamiin. Nisa terbangun setelah 1-2 jam tertiur dan langsung makan, kembali harus bersabar menghadapi susahnya anak kecil kalo makan >,< jadi kalo main course nya ga berhasil masuk ke mulutnya, saya akan berikan cemilan yang mengenyangkan plus UHT. Berharap dan berdoa kecukupan gizinya selalu terpenuhi dalam masa-masa sulit makannya ini. Selama Nisa tertidur, jika ada produk baru yang datang, saya harus membuat katalog fotonya, dan itu hanya bisa saya lakukan, sesi foto, ketika Nisa tertidur atau Nisa main sama Babanya, kalo gak ya ga bisa karena Nisa lengket banget ga mau jauh-jauh dari saya >,<

Jam siang adalah jam nonton tivi buat Nisa, ada satu program yang sangat dia sukai, "Sketsa" salah satu program dengan banyak scene lucu membuatnya betah nonton. Saya kembali cek lapak, sembari telepon kurir untuk pick up paket orderan yang sudah ditransfer. packing-packing orderan sesuai dengan transaksi yang masuk dari berbagai social media dan website onlineshop saya. Terkadang orderan juga dari reseller dan distributor yang mengharuskan saya menyiapkan paket itu khusus karena bukan dengan nametag toko saya, melainkan atas nama toko mereka untuk pengirimnya. Kata siapa onlineshop gampang.... Customer service harus terus maintain loyal customer, good services menjawab semua pertanyaan new customer, inventory stock biar ga mumet pas cari-cari stok, fasilitas internet yang memadai, fasilitas perbankan yang memudahkan customer, jadwal pengiriman yang oke, serta pelayanan after penjualan yang tetap harus bagus juga. Semua harus ada jika onlineshop ingin terus didatangi oleh customer.

Eh... jadi ngelantur lagi kaan... balik lagi yaa :D

Sore - Nisa biasanya akan tidur kalo kecapaian bermain, kalo ga tidur dia akan saya kasi cemilan sore dan UHT, sambil main lagi di playard nya atau kalo ada Babanya, main sama Babanya. Saya menyiapkan paket yang akan diambil oleh kurir, sekaligus cek jemuran yang udah mateng, eh udah kering maksudnya >,< masukin ke keranjang yang disiapkan untuk cucian bersih, yang kemudian siap untuk dilipat dan disetrika.

Malam - Setelah magrib, Nisa makan malam bareng saya atau neneknya. Saya kembali melirik BB dan handset :D dan membalas pertanyaan atau order yang masuk. Nisa main sama neneknya dan bersiap tidur. Setelah Nisa tidur, saya balik lagi ke notebook untuk edit foto yang saya foto siang hari, bikin katalognya, upload ke lapak dan social media, lalu kirim email marketing ke reseller dan distributor. Cek lapak di social media, kalo ada komen dan order, saya selesaikan dan masukkan ke transaksi record. Setelah saya pikir cukup, akhirnya waktu istirahat.

Penat? Lelah? Cape? Pegal? Ya so pasti, tapi udah ga dirasain lagi karena saya menikmatinya insyaAllah :) Semoga saja semua yang saya lakukan menjadi ibadah, aamiin.

2 silaturahim:

phenyukerooo | March 23, 2013 at 11:02 AM  

aku juga pengen jadi ibu yg lengket bgt sama anaknya kelak teh :">

ENENG OCHA | March 23, 2013 at 11:08 AM  

aamiin
semoga secepatnya ya dear pheny :D

Tu comentario será moderado la primera vez que lo hagas al igual que si incluyes enlaces. A partir de ahi no ser necesario si usas los mismos datos y mantienes la cordura. No se publicarán insultos, difamaciones o faltas de respeto hacia los lectores y comentaristas de este blog.