31.1.11

Featured on IT Corner



Malam minggu kemaren ada BBM masuk, ternyata Kang Chanchan :) Kata Kang Chandra, besok jadi pembicara Talk Show "Easy Money From Internet" yang diadakan oleh Gramedia Ekalokasari, Bogor. Kang Chandra minta saya ikutan dateng, bisa aja ada prospek sekaligus promosi hehe... Gramedia IT Corner merupakan kegiatan berbagi yang di sponsori oleh toko Buku Gramedia, dan Kang Chanchan sebagai personel yg mengkoordinir kegiatan ini.

Setelah nyampe Ekalos sendirian a.k.a ga ada temennya a.k.a Aay tiba-tiba ada keperluan, akhirnya ketemu juga sama Kang Chanchan, ngobrol-ngobrol sebentar dan gak lama Talk Show nya pun dimulai. Talk show "Easy Money from Internet" ini menjabarkan mengenai bagaimana caranya mendapatkan uang melalui internet. Ada beberapa cara:

1. Sell Own Product
2. Pay Per Click
3. Affiliate
4. Ebay
5. Reviewing Product



Semua ada cara, strategi dan triknya masing-masing. And surprise, pada poin pertama ternyata My Hijab Shop di Multiply dijadikan salah satu studi kasus. Really an honor for me! Alhamdulillah lumayan promosi gratisan hehe... Thanks so much Kang Chanchan!!!
MyEm0.Com

Oya, rangkaian acara ini ga berhenti di Tanggal 30 Januari 2011 kemaren aja, tetapi akan berlanjut di minggu terakhir setiap bulan. Pengisi acaranya akan diisi oleh barudak Blogor, mudah-mudahan amanahnya bisa dilaksanakan dengan baik ya teman-teman :) Menurut info yang saya dapat dari milis Blogor, berikut jadwalnya:

30 Jan : Easy Money From Internet
20 Feb : Mencari Pasangan Hidup Di Internet
27 Mar: Makin Gaul Lewat Facebook
24 Apr : Branding Promotion with Social Network
29 Mei : Mencegah Bahaya Pornografi Di Internet
26 Juni : Internet Marketing For Beginner
31 Juli : Wordpress Part 1
28 Ags: Wordpress Part 2
25 Sep: Blogspot
30 Okt : Blog Untuk UKM
27 Nov: Basic SEO
25 Des: Tips Trick Pasang Iklan Gratis Di Internet

Oya, kemaren juga ada bagi-bagi hadiah buku bagi setiap penanya yang penasaran tentang tema yang dibahas looh! Menurut Kang Chanchan pembicara-pembicaranya dijamin super dan kita akan dapat banyak ilmu nantinya. Ayo yang mau ikutan, segera kosongkan jadwalnya ya ^_^

27.1.11

Repost: 3 Bulan Tidak Mampu Memandang Wajah Suami

Dapet email yang merupakan forward cerita dari sepasang suami istri, ceritanya memberikan banyak sekali pembelajaran buat saya, please read for yourself.




Perkawinan itu telah berjalan empat (4) tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

Melihat hasil seperti itu, sang suami mengucapkan: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, lalu menyambungnya dengan ucapan: Alhamdulillah.

Sang suami seorang diri memasuki ruang dokter dengan membawa hasil lab dan sama sekali tidak memberitahu istrinya dan membiarkan sang istri menunggu di ruang tunggu perempuan yang terpisah dari kaum laki-laki.

Sang suami berkata kepada sang dokter: “Saya akan panggil istri saya untuk masuk ruangan, akan tetapi, tolong, nanti anda jelaskan kepada istri saya bahwa masalahnya ada di saya, sementara dia tidak ada masalah apa-apa.

Kontan saja sang dokter menolak dan terheran-heran. Akan tetapi sang suami terus memaksa sang dokter, akhirnya sang dokter setuju untuk mengatakan kepada sang istri bahwa masalah tidak datangnya keturunan ada pada sang suami dan bukan ada pada sang istri.

Sang suami memanggil sang istri yang telah lama menunggunya, dan tampak pada wajahnya kesedihan dan kemuraman. Lalu bersama sang istri ia memasuki ruang dokter. Maka sang dokter membuka amplop hasil lab, lalu membaca dan mentelaahnya, dan kemudian ia berkata: “… Oooh, kamu –wahai fulan- yang mandul, sementara istrimu tidak ada masalah, dan tidak ada harapan bagimu untuk sembuh.
Mendengar pengumuman sang dokter, sang suami berkata: inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, dan terlihat pada raut wajahnya wajah seseorang yang menyerah kepada qadha dan qadar Allah SWT.

Lalu pasangan suami istri itu pulang ke rumahnya, dan secara perlahan namun pasti, tersebarlah berita tentang rahasia tersebut ke para tetangga, kerabat dan sanak saudara.

Lima (5) tahun berlalu dari peristiwa tersebut dan sepasang suami istri bersabar, sampai akhirnya datanglah detik-detik yang sangat menegangkan, di mana sang istri berkata kepada suaminya: “Wahai fulan, saya telah bersabar selama Sembilan (9) tahun, saya tahan-tahan untuk bersabar dan tidak meminta cerai darimu, dan selama ini semua orang berkata:” betapa baik dan shalihah-nya sang istri itu yang terus setia mendampingi suaminya selama Sembilan tahun, padahal dia tahu kalau dari suaminya, ia tidak akan memperoleh keturunan”. Namun, sekarang rasanya saya sudah tidak bisa bersabar lagi, saya ingin agar engkau segera menceraikan saya, agar saya bisa menikah dengan lelaki lain dan mempunyai keturunan darinya, sehingga saya bisa melihat anak-anakku, menimangnya dan mengasuhnya.

Mendengar emosi sang istri yang memuncak, sang suami berkata: “istriku, ini cobaan dari Allah SWT, kita mesti bersabar, kita mesti …, mesti … dan mesti …”. Singkatnya, bagi sang istri, suaminya malah berceramah di hadapannya.

Akhirnya sang istri berkata: “OK, saya akan tahan kesabaranku satu tahun lagi, ingat, hanya satu tahun, tidak lebih”.

Sang suami setuju, dan dalam dirinya, dipenuhi harapan besar, semoga Allah SWT memberi jalan keluar yang terbaik bagi keduanya.

Beberapa hari kemudian, tiba-tiba sang istri jatuh sakit, dan hasil lab mengatakan bahwa sang istri mengalami gagal ginjal.

Mendengar keterangan tersebut, jatuhnya psikologis sang istri, dan mulailah memuncak emosinya. Ia berkata kepada suaminya: “Semua ini gara-gara kamu, selama ini aku menahan kesabaranku, dan jadilah sekarang aku seperti ini, kenapa selama ini kamu tidak segera menceraikan saya, saya kan ingin punya anak, saya ingin memomong dan menimang bayi, saya kan … saya kan …”.

Sang istri pun bad rest di rumah sakit.

Di saat yang genting itu, tiba-tiba suaminya berkata: “Maaf, saya ada tugas keluar negeri, dan saya berharap semoga engkau baik-baik saja”.

“Haah, pergi?”. Kata sang istri.

“Ya, saya akan pergi karena tugas dan sekalian mencari donatur ginjal, semoga dapat”. Kata sang suami.

Sehari sebelum operasi, datanglah sang donatur ke tempat pembaringan sang istri. Maka disepakatilah bahwa besok akan dilakukan operasi pemasangan ginjal dari sang donatur.

Saat itu sang istri teringat suaminya yang pergi, ia berkata dalam dirinya: “Suami apa an dia itu, istrinya operasi, eh dia malah pergi meninggalkan diriku terkapar dalam ruang bedah operasi”.

Operasi berhasil dengan sangat baik. Setelah satu pekan, suaminya datang, dan tampaklah pada wajahnya tanda-tanda orang yang kelelahan.

Ketahuilah bahwa sang donatur itu tidak ada lain orang melainkan sang suami itu sendiri. Ya, suaminya telah menghibahkan satu ginjalnya untuk istrinya, tanpa sepengetahuan sang istri, tetangga dan siapa pun selain dokter yang dipesannya agar menutup rapat rahasia tersebut.

Dan subhanallah …

Setelah Sembilan (9) bulan dari operasi itu, sang istri melahirkan anak. Maka bergembiralah suami istri tersebut, keluarga besar dan para tetangga.

Suasana rumah tangga kembali normal, dan sang suami telah menyelesaikan studi S2 dan S3-nya di sebuah fakultas syari’ah dan telah bekerja sebagai seorang panitera di sebuah pengadilan di Jeddah. Ia pun telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an dan mendapatkan sanad dengan riwayat Hafs, dari ‘Ashim.

Pada suatu hari, sang suami ada tugas dinas jauh, dan ia lupa menyimpan buku hariannya dari atas meja, buku harian yang selama ini ia sembunyikan. Dan tanpa sengaja, sang istri mendapatkan buku harian tersebut, membuka-bukanya dan membacanya.

Hamper saja ia terjatuh pingsan saat menemukan rahasia tentang diri dan rumah tangganya. Ia menangis meraung-raung. Setelah agak reda, ia menelpon suaminya, dan menangis sejadi-jadinya, ia berkali-kali mengulang permohonan maaf dari suaminya. Sang suami hanya dapat membalas suara telpon istrinya dengan menangis pula.

Dan setelah peristiwa tersebut, selama tiga bulanan, sang istri tidak berani menatap wajah suaminya. Jika ada keperluan, ia berbicara dengan menundukkan mukanya, tidak ada kekuatan untuk memandangnya sama sekali.

(Diterjemahkan dari kisahk yang dituturkan oleh teman tokoh cerita ini, yang kemudian ia tulis dalam email dan disebarkan kepada kawan-kawannya)

Sumber artikel: forward email, mengambil gambar dari sini

26.1.11

Jangan Dunia Saja

Rasulullah SAW brsabda : "Barangsiapa yg bangun di pagi hari dan hanya dunia yang difikirkannya, sehingga seolah-olah ia tidak melihat hak Allah dalam dirinya, maka Allah akan menanamkannya 4 penyakit :
1. Kebingungan & ksedihan yg tiada putus2nya.
2. Kesibukan yg tdk pernah ada habisnya.
3. Kebutuhan yg tdk pernah terpenuhi.
4. Khayalan dan cita-cita yang tidak pernah sampai."
(HR Imam Thabrani)

25.1.11

I Won!!!

Alhamdulillah, menang juga dalam writing competition, walo masih sangat amatir, berkat bantuan dari temen-temen semua, jadi salah satu pemenang hehe... Terimakasih semuanya!!!

Panitia lomba meminta pilih salah satu hadiah, semoga sih dari 3 pilihan buku, saya dapet semuanya hihihi #ngarep abiiss!!!


dan... bukunya udah nyampe, ternyata kebagian :

24.1.11

Curhat #4

Detik ini kepengen banget posting, tapi posting apa ya? Hmmm... jadiin ajang #curhat lagi aja deh ya... Boleh kann...?! Boleh doong!

Pertama
Sempet muncul wacana kemarin dulu, ketika lulus kuliah, dan sekarang muncul lagi. Keinginan dan dorongan dari orang tua, untuk bisa sekolah lagi. Ya, ambil strata selanjutnya. Bahkan sebenernya ketika almarhum papah masih ada, beliau sangat menganjurkan aku sekolah lagi, dan kalo bisa jadi dosen. Dan saat ini, wacana ini muncul lagi, pertanyaan berikutnya adalah: ambil jurusan apa? dimana? perhitungan biaya gimana?


Satu sisi, kepengeeen banget... Disisi lain, ada pertimbangan-pertimbangan yang menjadikan rencana ini jadi molor. Bismillah. Semoga Engkau segera berikan keputusan-Mu ya Allah. Amin.

Kedua
Kerjaan loading banget menginjak umur pengabdianku kerja disini. Udah kaya pegawai tetap aja statusnya. Sana-sini udah ikut berperan. Tapi subhanallah, kerjaannya bener-bener butuh tambahan satu tangan lagi untuk bisa selesai dengan cepat. Hebaat!!! Walaupun gimana, saya coba nikmati. Alhamdulillah Allah berikan saya pekerjaan, masih banyak di luar sana yang ga kebagian kerja dan gak berpenghasilan.
#curhatselewat


Ketiga
Sempet hopeless dengan nasib stok My Hijab Shop, karena loading kerjaan. Tapi alhamdulillah, dipermudah Allah. Banyak yang malah mendatangi untuk barangnya didisplay atas nama My Hijab Shop. Seneng banget, semoga kerjasama ini bisa saling menguntungkan dan membawa barokah. Amiin.




Gambar ambil dari sini, sini dan disini.

14.1.11

Some Happy Quotes


Masih ada sedikit waktu sembari menunggu shuttle bus berangkat, so saya mencari something interesting to think about... Browsing sana-sini dan akhirnya menemukan beberapa quotes yang menarik hati.

Marriage is not a noun; it's a verb. It isn't something you get. It's something you do. It's the way you love your partner every day. - Barbara De Angelis

Love is blind, but marriage restores its sight. - Georg C. Lichtenberg

The goal in marriage is not to think alike, but to think together. - Robert C. Dodds

A successful marriage requires falling in love many times, always with the same person. - Mignon McLaughlin >> ini jadi PR banget -_-"

But...
Most the important thing, HAPPY MARRIAGE will be accomplish when you travel your life together with faith, good strong Islam based on AlQuran and Sunnah :)

Gambarnya dari sini

13.1.11

Curhat #3


Terdiam selama beberapa minggu,
Tak tahu harus berbuat apa
Keinginan selalu ada
Tapi restu belum terdapat

Apakah waktu masih tersisa
Apakah tenaga masih tersimpan
Apakah restu akan didapat
Mudah-mudahan... Dengan ijin-Mu ya Allah

Ya Allah, bingung...
Iya atau enggak?

Dapet gambar dari sini

11.1.11

Curhat #2



Kenapa sih seringkali mendengar banyak sekali sesama muslim saling hujat satu sama lain. Memang ada manfaatnya ya?! Please deh, kenapa tidak dikomunikasikan secara baik-baik sehingga insyaAllah akan mendapatkan solusi yang baik pula.

Saat ini yang sering didengar, dibaca dan ditonton adalah saling hujat, dan lebih parahnya menghujat dari belakang. Alias ga di depan orangnya langsung. Please deh! Apa gunanya coba hanya hujat di belakang? Ga membawa manfaat apapun. Bisanya hanya menghujat tapi memberikan solusi untuk bangsa enggak ada! Dampaknya apa coba? Puas gtu?! Iya sih, puas sudah mengeluarkan unek-unek, tapi sekali lagi, ga ada dampaknya buat bangsa!

Saya semakin bete dengan BBM (read : Blackberry Messenger) sampah yang isinya hanya berisi celaan, makian, hujatan yang ga membawa keuntungan apa-apa. Hanya buang waktu yang mestinya bisa digunakan untuk hal-hal yang lebih bermanfaat dibandingkan broadcast BBM sampah! Please deh temans, dont do it! Anda-anda ini adalah tumpuan bangsa, cendekiawan muda yang bisa membuat Indonesia menuju gerbang kebangkitan dan melewatinya dengan kejayaan!

Lebih baik kita banyak muhasabah. Bagaimana membuat diri sendiri lebih baik untuk keesokan harinya, at least bisa bermanfaat untuk orang-orang sekitar kita. Bagaimana kita membuat amalan positif yang menjadi kebaikan di mata Allah. Saya menulis ini emang gampang, ga semudah melaksanakannya. Saya menulis ini ga semata-mata saya sudah baik dan sudah bermanfaat secara keseluruhan untuk masyarakat. Saya menulis ini semata-mata curhat dan ingin mengingatkan. Kita ga ada gunanya tanpa bantuan orang lain. Begitu pula saya, tanpa bantuan orang-orang yang menyayangi saya, saya bukan siapa-siapa dan pasti bukan apa-apa.

Tetep semangat bekerja dan berkarya! MyEm0.Com


Gambar diambil dari sini

10.1.11

Kembali Narsis di 2011

3.1.11

11 Happiness on 2010


Mengingat kembali yang terjadi di 2010... Tapi yang positifnya aja ya, untuk membangkitkan energi dan semangat di 2011.

1. Mendapatkan kembali teman-teman untuk belajar Islam bersama
2. Punya mamah dan adik yang selalu perhatian
3. Semakin betah dengan kerjaan
4. Mendapat banyak pengalaman baru, membuatku semakin tegar, jadi jarang cengeng lagi
5. Tambahan ilmu-ilmu baru dari kantor, makin banyak amanah kantor, mudah-mudahan bisa memberikan yang terbaik
6. Tambahan customer-customer My Hijab Shop yang baik dan terpuaskan, alhamdulillah!
7. Mempersiapkan pernikahan dalam 3 bulan, deg-degan menyenangkan, lelah yang terbayarkan
8. Mengalami walimah terindah, sesuai dengan keinginan saya dan suami
9. Mendapatkan suami, teman hidup untuk mengarungi hidup yang begitu indah walo begitu berat
10. Punya tambahan amanah: keluarga, so exciting! Selain pekerjaan dan dagangan, semoga semua bisa mendapatkan porsi yang seharusnya.
11. Teman-teman terbaik semenjak SMP sampai kuliah melahirkan malaikat-malaikat kecil menggemaskan, semoga bisa cepat nyusul, amiin.

dan masih banyak lagi nikmat-nikmat kecil yang terlintas, tapi tidak untuk di-share untuk publik :P alhamdulillah, terimakasih Allah!

Gambar saya ambil dari sini

1.1.11

2011 untukku


Alhamdulillah! Merasakan kepergian masehi 2010, sekaligus menyambut kedatangan 2011 dengan kehangatan keluargaku berpadu dengan keluarga besar Aay :-* Walo selama beberapa jam di malam #TahunBaru tidak ditemani suami. Tetapi menjelang pergantian menuju 2011 suami malah siap-siap meledakkan petasan di lantai 3 :D

Selama Aay pergi, puas banget disuguhi ayam bakar, jagung bakar, sosis bakar sekaligus tutut! Yes, tutut! Tau tutut ga? Keong sawah ini diracik dengan bumbu rempah yang pedas membuat bibir jadi ribut antara menyedot si tutut dan kepedesan. Jadi pas banget deh, ketika puas makan tutut, bibir atas bawah agak jontor :P

Walo saat ini sudah Muharram, tetapi di Hijriah, Januari baru masuk tepat hari ini! Buat saya dengan berdekatannya Muharram 1424 H dan awal 2011 membuatku merasa terbekahi, bahagia, karena dikasi kesempatan untuk merasakan nikmat kecil maupun nikmat agung-Mu ya Allah. Semoga cinta-Mu terus bersama keluarga kecilku yang saat ini baru saja dimulai. Terimakasih banyak Allah :D

Gambar ngambil dari sini