21.1.10

Tiga Ucapan Untuk Tiga Kondisi

Subhanallah...!!!

Sukaaaaa banget sama hadis ini, reminder for me...


"Barangsiapa dikaruniai Allah kenikmatan hendaklah dia bertahmid (memuji) kepada Allah, dan barangsiapa merasa diperlambat rezekinya hendaklah dia beristighfar kepada Allah. Barangsiapa dilanda kesusahan dalam suatu masalah hendaklah mengucapkan "Laa haula walaa quwwata illaa billaahil'aliyyil'adzhim." (Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung)". (HR. Al-Baihaqi dan Ar-Rabii')

Dapet dari sini

SYUKUR


"Sungguh menakjubkan urusan orang beriman! Sesungguhnya semua urusannya baik. Dan yang demikian tidak dapat dirasakan oleh siapapun selain orang beriman. Jika ia memperoleh kebahagiaan, maka ia bersyukur. Bersyukur itu baik baginya. Dan jika ia ditimpa mudharat, maka ia bersabar. Dan bersabar itu baik baginya." (HR Muslim 5318)

Mengajari Cinta Belajar Ikhlas

Banyak yang bilang cinta itu buta
Sering cinta dikatakan tak mengenal ruang dan waktu
Tak jarang orang mengatakan cinta itu egois
Hmm… apa bener ya?

Tapi, bagaimana jika cinta ini dikaitkan kepada makhluk ataupun materi? Bolehkah? Banyak sekali pop song yang mendramatisir cinta kepada makhluk sebagai sesuatu yang harus dilakukan, seolah-olah hidup tak bermakna tanpa mencintai sepenuh hati dan sepenuh jiwa tanpa terkecuali, gak boleh gak… :D Bahkan banyak lagu yang menggambarkan hidup seseorang yang rela mati untuk kekasihnya. Hmmm… Jika memang kaitannya cinta mati kepada Sang Khalik sih tak mengapa, malah itu HARUS!

Saya jadi teringat firman Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Hai anak Adam (manusia), pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan jangan berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan” (QS.Al-A’raf : 31). Disini jelas tertulis bahwa Allah tidak suka kalo kita melakukan sesuatu secara berlebihan, dalam hal apapun. So… lakukan semuanya dengan sewajarnya :)

Namun pada kenyataannya, saya tidak bisa memungkiri bahwa segala sesuatu yang dilarang oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala cenderung bersifat nikmat ataupun menggiurkan. Astagfirulloh.. disitulah peran syaitan agar kita terlena.

"Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan sesuatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megahan diantara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat nanti ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanya kesenangan yang menipu." (QS. Al-Hadid-57 : 20)

Dalam ayat lain Allah berfirman,
"Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah ada tempat kembali yang baik (surga)." (QS. Ali-Imran-3 : 14)

Juga pada ayat lain,
"Dan tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main. Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." (QS. Al-Ankabut-29 : 64)

Dari firman-firman Allah di atas, dapat saya simpulkan bahwa kita selayaknya harus bisa memilah dengan bijak yang namanya “kesenangan”, “permainan”, “kecintaan terhadap sesuatu” sebenernya adalah pemberian Allah sehingga kita bias selalu bersyukur dan bertaqwa kepada-Nya.

Terlebih cinta kepada makhluk, itu hanyalah kamuflase syaitan sehingga kita lebih mencintai makhluk-Nya dibanding pencipta-Nya. Naudzubillahi min dzalik. Terus terang saya pernah hampir terjerumus pada kecintaan tersebut. Merasakan bagaimana rasanya dicintai, diperhatikan, disayangi. Merasakan kerinduan bila tak bertemu walau sehari saja. Pokoknya yang lebay-lebay deh kalo seseorang yang ceritanya sedang dilanda cinta. Aiiihhh… I promise not to use that word anymore, hehehe…
Tapi sekarang, alhamdulillah saya sudah mendapatkan hidayah, at least I’m trying to learn now… Belajar kan gak bisa langsung jebret! Belajar perlu proses, dan ini yang sedang saya lakukan sekarang. Belajar untuk mencintai Allah lebih dalam lagi untuk pada akhirnya bertemu jannah-Nya. Amin.

Memang pada awalnya sangat berat untuk “hijrah” terlebih dengan godaan-godaannya karena merasa dulu rasanya hal itu “dibolehkan” oleh lingkungan, alhamdulillah saya dipertemukan dengan komunitas yang selalu membuat saya tetap istiqomah. Yah belum banget-banget sihh tapi saya sedang berusaha sekali saat ini *crossing my finger* Mudah-mudahan bisa jadi berkah untuk saya beserta keluarga saya, ataupun “calon” keluarga saya :D

Sejalan dengan pengalaman sendiri ataupun yang pernah saya baca ataupun yang pernah diceritakan, saya mulai belajar mengontrol rasa cinta yang saya rasakan untuk makhluk Allah. Awalnya sungguh berat karena saya sadari saya hanya manusia biasa yang mudah terlena. Tapi Allah sangat sayaaaaang banget sehingga saya diberikan mata kuliah hidup yang namanya “sabar” dan “ikhlas”. Bagaimana bisa menggunakan manajemen perasaan ini semata-mata untuk ibadah karena Allah ta’ala.

Fiuhhh…! Sampai saat ini saya terus “menikmati” semuanya…. Syukur maupun cobaan yang Allah hadiahkan kepada saya. Walo saya yakin nilai dua mata kuliah ini belum mencapai memuaskan, tapi saya terus semangat mencoba terus memahami, memaknai dan mengaplikasikannya dalam kehidupan ini. Doakan saya yaaah…


Referensi dari sini

19.1.10

SYUKRON SEMUANYAAAAAA :)

Subhanallah...
Saya kaget ketika pertama kalinya buka fesbuk terus liat notifikasi di sudut kanan bawah menyala merah : 84. Awalnya saya pikir hanya notifikasi games online yang sering saya mainkan. Ketika saya buka notifikasinya, waaaaahhh... kalo gag inget lagi di kantor mah, saya udah nangis terharu... pokoknyah sentimentil mode on deh :p Begitu banyak teman-teman dan begitu panjang doa yang mereka berikan di hari yang lagi-lagi penuh ajang muhasabah untuk saya, hari yang bertepatan dengan tanggal lahir saya.

Alhamdulillah masih banyak yang sayang dan memberikan doa terbaiknya untuk saya, jadi berbunga-bunga deh hatiku :) Selang 3 jam berikutnya, notifikasi berubah merah lagi : 28. Subhanallah!

and... when I see it again at tomorrow morning, theres another notification : 49. iihhh... TERHARU HAPPY MODE ON deh pokokna mah...

In the end of this posting, I just wanna say...
THANKS SO SO SO MUCH YA...
buat semua ucapan dan banjir kado doa dari kalian semua. Semoga Allah segera membalas kebahagiaan yang kalian berikan kepadaku hari ini :) Amin.

Tapi kejutan ga selesai sampai disitu,

malemnya, Aay muncul dengan membawa sebuket bunga dan sebuah buku yang selama ini saya cari.... Alhamdulillah... One perfect day indeed! Seneng, seneng, seneng! Makaciiih ya Aay... M.U.S.M.A

13.1.10

SOLUSI HENTIKAN ROKOK?!

WOOWW!!!

Baru aja baca disini kalo UEA alias United Emirate Arab memberlakukan peningkatan harga rokok sebagai salah satu cara mengurangi bahkan menghentikan candu rokok di negaranya. Saya kutip disini, "Satu pak rokok saat ini di Emirat rata-rata dihargai dengan biaya Dh7 atau sekitar Rp. 224.000!"

Ckckckckck!!! Saluuut!!! Subhanallah...

Apakah Indonesia bisa melakukannya juga?

11.1.10

Pintu Langit

Siapa yang gak mau kalo doanya akan dimakbul...? InsyaAllah pasti jawabannya semuanya pasti mau :) hanya saja sekarang pertanyaan berikutnya, bagaimana bisa dimakbul suatu doa? hmm... ada yang bilang kalo doa kita harus tulus, maksudnya bersih dari segala maksud maksiat, ada juga yang bilang jiwa dan hati kita dulu yang harus bersih sehingga apapun doa kita, selama itu senantiasa didasari keinginan beribadah kepada Allah SWT, maka konon akan dimakbul juga...

Kalo saya sih lebih melihat bahwa Allah Maha Penyayang, sehingga Allah akan memberikan hamba-Nya lebih pada apa yang ia butuhkan, bukan apa yang ia inginkan. Kepada siapa lagi kita meminta selain kepada Allah... Allah berfirman : "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran". (QS Al-Baqarah: 186) Tentunya apa yang kita minta haruslah disadari apakah kita memang sudah menjalankan perintah-Nya setelah kita meminta kepada-Nya dengan berdoa.

Bila kita sudah merasa melaksanakan perintah-Nya, yakinlah bahwa doa kita akan dimakbul, jika memang itu yang terbaik untuk kita di mata Allah. Amin. Karena apa yang baik di mata kita, belum tentu baik menurut Allah, dan sebaliknya.

Pernah saya membaca disini, bahwa salah satu cara agar doa kita bisa lebih mudah dikabulkan adalah dengan mengetahui kapan terbukanya pintu langit. Karena ketika pintu langit terbuka, akses kita akan lebih cepat masuk. Layaknya traffic, ketika pintu langit terbuka, kita akan berada di jalan tol yang bebas hambatan.

Waktu-waktu yang dibukakan pintu langit didalamnya adalah :

1. Sebelum zhuhur
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka hingga tergelincir matahari dan tidaklah tertutup hingga shalat zhuhur maka aku ingin saat itu yang naik bagiku adalah suatu kebaikan.” (Shahih at Targhib, 584)

2. Saat melaksanakan shalat sunnah qobliyah zhuhur
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Empat rakaat sebelum zhuhur tanpa salam diantara rakaat-rakaatnya maka terbukalah pintu-pintu langit.” (Shahih al Jami, 885)

3. Saat berkumandang adzan
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Apabila seorang muadzin mengumandangkan adzan maka terbukalah pintu-pintu langit dan dikabulkanlah doa.” (shahih al Jami’ 803)

4. Tatkala menanti dua shalat
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Bergembiralah kalian, Ini adalah Tuhan kalian sungguh Dia swt telah membuka satu pintu dari pintu-pintu langit dan membanggakan kalian dihadapan para malaikat dengan mengatakan,’Kalian lihatlah hamba-hamba-Ku, mereka telah menyelesaikan suatu kewajibannya dan menanti kewajiban yang lainnya.” (ash Shaihah 661, sunan Ibnu Majah 850)

5. Di tengah malam
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Pintu-pintu langit dibuka pada saat tengah malam lalu ada suara yang memanggil,’Apakah ada orang yang berdoa? Lalu orang itu pun dikabulkan. Apakah ada orang yang meminta? Lalu orang itu pun diberikan. Apakah ada orang yang dalam kesulitan? Lalu orang itu pun dilapangkan.” (Shahih al Jami’ 376)

6. Saat berdoa dengan mengucapkan Allahu Akbar Kabiron Walhamdulillah Katsiron Wa Subhanallahu Bukarotan Wa Ashilan.
Ketika kami melaksanakan shalat bersama Rasulullah saw, lalu ada seseorang yang mengatakan,”Allahu Akbar Kabiron Wal hamdulillah Katsiron Wa Subhanallahu Bukrotan wa Ashilan.”

Lalu Rasulullah saw bersabda,”Siapakah yang mengatakan kalimat ini dan itu.’ Lalu orang itu berkata,’Saya wahai Rasulullah saw.’ Beliau bersabda,”Aku tertegun dengannya dan pintu-pintu langit pun terbuka.’ Ibnu Umar berkata,’Aku pun tidak pernah meninggalkan kalimat-kalimat itu sejak mendengar sabda Rasulullah itu.” (Shahih Muslim)— http://www.5reeef.com

Saat pintu-pintu langit terbuka ini merupakan salah satu dari waktu mulia yang dianjurkan untuk berdoa didalamnya sebagaimana perkataan Abu Hurairoh,”Sesungguhnya pintu-pintu langit terbuka saat barisan (kaum muslimin) yang berjihad di jalan Allah melakukan penyerangan, ketika turun hujan lebat, ketika iqomat untuk melaksanakan shalat wajib maka raihlah keberuntungan didalamnya dengan berdoa.” (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 7163)


Subhanallah...! Betapa indahnya Islam jika kita bisa memaknainya secara keseluruhan :)

10.1.10

Bukan Malin Kundang



Minggu kemarin mamah bersikeras pengen nonton something funny, dan ternyata adikku pun sudah berselancar kesini dan menemukan "Bukan Malin Kundang" adalah salah satu film yang recomended ditonton kalo memang pengen nonton komedi. And... finally, after lunch di hecticnya foodcourt BTM, jadilah kita nonton bertiga
MyEm0.Com

Setelah setengah film disajikan sempet terjadi technical problem selama hampir 20 menit... Theatre gelap pula selama 20 menit itu... yang... alhamdulillah menjadi kesempatan buat saya and adik saya, and akhirnya mamah juga, untuk ke toilet... kebelett!!!
MyEm0.Com

Film ini not bad lah... tapi buat saya not so funny (sorry ya...) sampe bikin saya geli ngakak. Komedinya memang bikin saya selalu tersenyum setiap ada scene yang menunjukkan kelucuan *haylah bahasa apaan nih...!!!* Saya pikir alangkah tepatnya kalo film ini ditonton barengan pas Hari Ibu, karena disini tema ceritanya bagaimana seorang anak bisa menghargai ibunya. Pas banget deh... Walo digarap dengan genre komedi, tapi gag mengurangi esensinya kok. Pas lah ditonton kalo lagi pengen refreshing otak.



Selengkapnya bisa baca disini and disini

Taqwa Di Mana Saja

Dari Abu Zar, Jundub bin Junadah dan Abu Abdurrahman, Mu’az bin Jabal radhiallahuanhuma dari Rasulullah saw beliau bersabda : "Bertakwalah kepada Allah dimana saja kamu berada, iringilah keburukan dengan kebaikan niscaya menghapusnya dan pergauilah manusia dengan akhlak yang baik". (Riwayat Turmuzi - Hadits 18 Hadits Arba’in An Nawawi)

feeling blue moment

Tahun baru seharusnya semangat baru, new feeling, optimisme baru, baju baru ups... ini mah curhat colongan! hehehe... yah pokoknyah segala sesuatu yang membuat tahun ini bisa menjadi tahun yang menambah happy memories buat saya... tapi kenapa saat ini saya merasa sebaliknya ya??? astagfirulloh... hanya Engkau Maha Pembolak-Balik Hati hamba-Mu ini ya Allah... yang bisa saya lakukan adalah... menikmatinya! MyEm0.Com

Semoga saja apa yang telah terjadi ke belakang akan membawa hikmah yang baik, amin. Seperti yang pernah saya baca di sebuah buku : "Semoga saja kita bisa bersatu dalam keadaan yang lebih indah dan barokah daripada saat ini" amin ya Rabb
MyEm0.Com

4.1.10

TAHUN BARU, NIKMAT BARU

Tahun yang baru ini tentunya tak harus dilalui dengan gegap gempita hura-hura tetapi sebaliknya, dilalui dengan ajang muhasabah bagaimana evaluasi diri terhadap ibadah kita tahun 2009 dan apa saja nih resolusi kita untuk 2010. Untuk saya pribadi, muhasabah penting dilakukan agar senantiasa ingat khilaf dan segera memperbaikinya. Selain itu juga senantiasa inget diri kalo saya tuh udah buanyaaaak banget dikasi nikmat sama Allah, so kalo mau bandel inget deh tuh betapa Maha BaikNya Allah dengan terus mengingatkan dan menegur saya dengan kasih sayangNya. Subhanallah!

"Dan jika kamu menghitung nikmat Allah (yang dilimpahkanNya kepada kamu), tiadalah kamu akan dapat menghitungnya satu persatu. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun, lagi Maha Mengasihani." (al-Nahl: 18)

Dari ayat di atas bisa kita lihat bahwa jika saja kita punya waktu untuk menghitung satu persatu nikmat yang sudah Allah berikan, maka tentunya waktu itu sendiri tidak akan pernah cukup. Kenapa? Karena begitu banyak nikmat Allah yang sudah dilimpahkan ke dunia ini. Jika saja kita mampu mengingat nikmat yang besar, kita tidak boleh pula luput mengingat nikmat-nikmat kecil-Nya. Karena saya ingat ayat berikut : “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)Ku”. (Al-Baqarah: 152). Sungguh jelas tertulis kan… Jangan sampe deh saya tergolong orang-orang yang mengingkari nikmat Allah. Astagfirullohal adzim.

Ada lagi firman Allah yang saya temukan, “Mereka mengetahui nikmat-nikmat Alloh, (tetapi) kemudian mereka meningkarinya dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang kafir.” (QS. 16: 83).

Naudzubillahi min dzalik kalau sampai tergolong orang-orang kafir. Kata-kata “mengingkari nikmat Allah” disini saya tangkap sebagai seseorang ataupun golongan yang tidak mau mensyukuri nikmat-nikmat yang sudah dilimpahkan ke diri mereka. Karena semua nikmat dan anugerah yang kita terima secara lahir dan batin semua datangnya dari Allah, tak terkecuali. So, sudah sepantasnyalah kita selalu mengucap syukur dalam setiap doa di setiap sholat, doa harian ataupun amalan harian kita. Walau memang apa yang ditulis tidak akan semudah seperti pelaksanaannya, karena firman Allah berikut : “Kemudian sungguh akan kami datangi mereka (bani Adam) dari arah depan, arah belakang, samping kanan dan samping kiri mereka, sehingga tidak akan Kau dapati kebanyakan di antara mereka yang bersyukur.” (QS. 7: 17).

Jadi tinggal dipilih deh…. Mau termasuk golongan minoritas yang senantiasa bersyukur kepada Allah atau golongan orang yang mengingkari nikmat-Nya? “Dan sedikit sekali golongan hamba-Ku yang mau bersyukur.” (QS. 34: 13). Mudah-mudahan mah bisa termasuk golongan yang minoritas tersebut. Amin.

Sumber dari sini dan sini

3.1.10

MET TAUN BARU MASEHI :)