15.3.10

Posting Blog yang Positif ajah

U know what? Setelah baca milis yang dibuat oleh Kang Achoey, ada sedikit rasa menyentil untuk bersegera mengupdate blog. Keinginan itu selalu muncul dengan menggebu, believe me! MyEm0.Com Tapi subhanallah, saat ini Allah sedang memberikan tumpukan amanah yang harus diemban dengan sebaik-baiknya.

Di satu sisi, saya merasa tersanjung dengan limpahan tantangan yang diberikan, karena saya yakin akan ada limpahan nikmat pula menunggu di balik semua limpahan tantangan ini. Tetapi... Terkadang saya pun merasakan, apakah saya memang cukup pantas menerima semua ini yang berarti akan meningkat pula tingkatan level kehidupan saya. Sometimes its hard, really hard... Tapi semua harus dijalani juga kan dengan semangat istiqomah yang harus terus di-charge dengan iman dan taqwa.
MyEm0.Com

Dulu posting blog adalah salah satu "kebutuhan" buat saya, bagaimana blog yang saya miliki ini bisa bermanfaat or at least something fun to read. Tetapi saat ini, saya merasakan betul sama yang namanya waktu yang langka untuk posting, apalagi blogwalking. Tetapi tentu saja saya tidak akan menyia-nyiakan blog ini, karena saya sayang banget sama blog-blog saya. Walo dua blog setengah mati suriMyEm0.Com dua blog yang lain seringkali saya update.

Salah satu cara yang sering saya gunakan sehingga saya masih bisa posting adalah memanfaatkan waktu luang :

ketika saya menunggu : menunggu ketika di antrian, menunggu ketika bis jemputan akhirnya meninggalkan kantor,

ataupun ketika di perjalanan : di angkot dan tentunya di bis jemputan kalo lagi ga bisa tidur setelah amalan harian selesai

Menit-menit yang terkumpul alhamdulillah membuahkan postingan seperti saat ini kita baca. Memang belum tentu layak tayang bagi seorang penulis, tapi bagi saya cukup pantas sebagai ajang curhat sekaligus terus melatih diri saya sendiri untuk belajar menulis.
MyEm0.Com

Saya pernah diceritakan seseorang, bagaimana temannya sangat menghargai waktu, sehingga setiap waktunya berguna untuk kemaslahatan keluarga ataupun umat. Woow... Subhanallah! Kalo saya sih tentunya masih jauh dari yang begituan, tapi sedang saya coba untuk memanage waktu yang kosong salah satunya dengan menulis sesuatu yang bisa berguna untuk orang lain.

Saya pernah membaca hadits Rasulullah, yang kira-kira seperti ini isinya, "Tidaklah aku menyesali sesuatu seperti penyesalanku atas suatu hari yang berlalu dengan terbenamnya matahari semakin berkurang umurku tetapi tidak bertambah amalanku." Ketika mengingat hadits ini, merinding sendiri jadinya... Apakah setiap hariku dilalui dengan bertambahnya amalanku ya Allah? Apakah mem-posting blog ini termasuk dalam ibadah bagi-Mu? Sekiranya bila posting ini dapat berguna bagi orang lain, maka akan dihitung sebagai kebaikan oleh-Mu ya Allah. Amin.

Sekejap lalu, sempet blogwalking kesini dan mendapati bahwa pendahulu kita sangat menghargai waktunya dengan amalan-amalan yang sangat baik di mata Allah dan tentunya menjadi investasi akhirat. Berikut saya kutip :

1. Rasulullah Sholallahu Alaihi Wassalam : Dalam waktu 23 tahun bisa membangun peradaban Islam yang tetap ada sampai sekarang. Ikut 80 peperangan dalam tempo waktu kurang dari 10 tahun, santun terhadap fakir miskin, menyayangi istri dan kerabat, dan yang luar biasa adalah beliau seorang pemimpin umat yang bisa membagi waktu untuk umat dan keluarga secara seimbang!!
2. Zaid bin Tsabit Radiallahu Anhu : Sanggup menguasai bahasa Parsi hanya dalam tempo waktu 2 bulan! Beliau dipercaya sebagai sekretaris Rasul dan penghimpun ayat Quran dalam sebuah mush’af
3. Abu Hurairah : Masuk Islam usia 60 tahun. Namun ketika meninggal di tahun 57 H, beliau meriwayatkan 5374 Hadits!
4. Anas bin Malik : Pelayan rasulullah sejak usia 10 tahun, dan bersama rasul 20 tahun. Meriwayatkan 2286 Hadits.
5. Abul Hasan bin Abi Jaradah (548 H) : Sepanjang hidupnya menulis kitab-kitab penting sebaganyak tiga lemari.
6. Abu Bakar Al-Anbari : Setiap pekan membaca sebanyak sepuluh ribu lembar.
7. Syekh Ali At-Thantawi : Membaca 100-200 halaman setiap hari. Kalkulasinya, berarti dengan umurnya yang 70 tahun, beliau sudah membaca 5.040.000 halaman buku. Artikel yang telah dimuat di media massa sebanyak tiga belas ribu halaman. Dan yang hilang lebih dari itu.
8. Ibnu Jarir Ath-Thabari, beliau menulis tafsir Al-Qur’an sebanyak 3000 lembar,menulis kitab Sejarah 3000 lembar.Setiap harinya beliau menulis sebanyak 40 lembar selama 40 tahun.Total karya Ibnu Jarir 358.000 lembar.
9. Ibnu Aqil menulis kitab yang paling spektakuler yaitu Kitab Al-Funun, kitab yang memuat beragam ilmu, adz-Dzahabi mengomentari tentang kitab ini, bahwa didunia ini tidak ada karya tulis yang diciptakan setara dengannya.Menurut Ibnu Rajab,sebagian orang mengatakan bahwa jilidnya mencapai 800 jilid.
10. Al-Baqqilini tidak tidur hingga beliau menulis 35 lembar tulisan.
11. Ibnu Al Jauzi senantiasa menulis dalam seharinya setara 4 buah buku tulis.Dengan waktu yang dimilikinya,beliau mampu menghasilkan 2000 jilid buku.Bekas rautan penanya Ibnul Jauzi dapat digunakan untuk memanasi air yang dipakai untuk memandikan mayat beliau, bahkan masih ada sisanya.
12. Iman An-Nawawi setiap harinya berlajar 12 mata pelajaran, dan memberikan komentar dan catatan tentang pelajarannya tersebut.Umur beliau singkat, wafat pada umur 45 tahun, namun karya beliu sangat banyak dan masih dijadikan sumber rujukan oleh umat muslim saat sekarang ini.

Tak lepas kalimat tasbih yang terlantun di hati setelah membaca poin-poin di atas. Semoga Allah senantiasa melancarkan urusan kita dalam menjalani setiap ibadah yang bermakna di mataNya. Amin.

7 silaturahim:

Defidi | March 16, 2010 at 7:22 AM  

banyak informasi yang berguna, tulisan yang apik....

cucuharis | March 16, 2010 at 8:08 PM  

Dahsyat Ocha
Kau memang bisa :)

ENENG OCHA | March 16, 2010 at 8:19 PM  

@ Bu Desi : alhamdulillah, makasih Bu :)

@ Kang Achoey : alhamdulillah


tapi... saya masih merasa bahwa judulnya gag nyambung, maklum di akhir-akhir udah setengah watt,,,

ENENG OCHA | March 16, 2010 at 8:19 PM  
This comment has been removed by the author.
asepsaiba | March 16, 2010 at 9:28 PM  

Share yang bermakna Cha.. Menstimulasi diri untuk semangat berbagi.. :)

angga :) | March 16, 2010 at 9:55 PM  

uwwwwwwoooow bagus banget tulisannya subhanallah :)

ENENG OCHA | March 17, 2010 at 3:20 PM  

@ Kang Asep : iya Kang, insyaAllah, saling mengingatkan ya ^^

@ Angga : waduuh... didatengin Angga, alhamdulillah hatur nuhun pisan... tapi mesti belajar gahol sama Angga nih :D

Tu comentario será moderado la primera vez que lo hagas al igual que si incluyes enlaces. A partir de ahi no ser necesario si usas los mismos datos y mantienes la cordura. No se publicarán insultos, difamaciones o faltas de respeto hacia los lectores y comentaristas de este blog.