23.3.10

MAKNA GLADIATOR

I always like Gladiator as a movie! Memang sih kebanyakan menyajikan kekerasan, tapi saya udah tonton tiga kali. Saya menangkap ide film ini sebagai salah satu film yang menyuguhkan seutuhnya dunia ini seperti apa.

Penuh kekerasan,
Penuh kekejaman,
Penuh kepahitan,
Penuh konflik,
Penuh kekecewaan,
Penuh pengorbanan,
Penuh kesedihan,
Penuh kemaksiatan,
Penuh tipu daya,
Penuh kesengsaraan,

Tetapi...
Dengan cinta, seorang Maximus could back on his feet again, karena rasa sayangnya yang begitu besar pada keluarganya. Di awal, Maximus harus berkorban jarang bertemu keluarganya demi pekerjaannya sebagai seorang Jenderal, membela negerinya, Roma. Sampai terjadi pergolakan di tengah kekaisaran, dan memaksa dia harus disingkirkan, hal pertama yang Maximus ingat adalah KELUARGANYA! Lalu diceritakan ia lolos dari maut, yang kemudian ia kejar adalah jalan pulang menuju istri dan anaknya. Tapi sayangnya Maximus telat, keluarganya dibantai dengan kejam. Tetapi sampai akhir film yang saya tangkap, apa yang ia perbuat, terlepas yang dilakukannya salah karena menyimpan dendam semata-mata karena kecintaannya pada keluarganya.

Senengnya bisa punya seorang suami yang selalu mau bahu-membahu mengarungi bahtera hidup ini *bahasa lebay abiz*

Jadi keinget sama hadits Rasulullah jadinya, "Orang mukmin yang paling sempurna imannya adalah orang yang paling baik akhlaknya, sebaik-baik kalian adalah yang terbaik bagi istrinya.” (HR. at-Tirmidzi). Jadi teduh hati ini kalo menelaah hadits-hadits Rasulullah, karena semuanya selalu mengagungkan wanita. Subhanallah.

6 silaturahim:

sapta | March 23, 2010 at 9:50 PM  

betul.. setuju bgt.. orng yg baik adalah orng yg berakhlak mulia.. dgn cinta kekerasan bisa diredam..

ENENG OCHA | March 23, 2010 at 10:07 PM  

salam kenal sapta ^^
iya, dengan cinta Allah hati menjadi lembut dan penuh kasih sayang :D

Miftahgeek | March 26, 2010 at 10:33 PM  

Hmmm, pada akhirnya balik lagi ke cinta T.T

ENENG OCHA | March 28, 2010 at 10:45 PM  

@ Miftah
memang kenapa kalo balik lagi ke cinta ???

asepsaiba | April 1, 2010 at 10:34 PM  

Makanya cepet berkeluarga biar bisa merasakan seperti yg dirasain Maximus itu, hehe...

ENENG OCHA | April 3, 2010 at 11:56 AM  

@ Kang Asep : ehhh aya Kang Asep... huhuhuhu... jadi mayluw sayah :D insyaAllah Kang, mudah-mudahan dilancarkan, amin.

Tu comentario será moderado la primera vez que lo hagas al igual que si incluyes enlaces. A partir de ahi no ser necesario si usas los mismos datos y mantienes la cordura. No se publicarán insultos, difamaciones o faltas de respeto hacia los lectores y comentaristas de este blog.