11.1.10

Pintu Langit

Siapa yang gak mau kalo doanya akan dimakbul...? InsyaAllah pasti jawabannya semuanya pasti mau :) hanya saja sekarang pertanyaan berikutnya, bagaimana bisa dimakbul suatu doa? hmm... ada yang bilang kalo doa kita harus tulus, maksudnya bersih dari segala maksud maksiat, ada juga yang bilang jiwa dan hati kita dulu yang harus bersih sehingga apapun doa kita, selama itu senantiasa didasari keinginan beribadah kepada Allah SWT, maka konon akan dimakbul juga...

Kalo saya sih lebih melihat bahwa Allah Maha Penyayang, sehingga Allah akan memberikan hamba-Nya lebih pada apa yang ia butuhkan, bukan apa yang ia inginkan. Kepada siapa lagi kita meminta selain kepada Allah... Allah berfirman : "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran". (QS Al-Baqarah: 186) Tentunya apa yang kita minta haruslah disadari apakah kita memang sudah menjalankan perintah-Nya setelah kita meminta kepada-Nya dengan berdoa.

Bila kita sudah merasa melaksanakan perintah-Nya, yakinlah bahwa doa kita akan dimakbul, jika memang itu yang terbaik untuk kita di mata Allah. Amin. Karena apa yang baik di mata kita, belum tentu baik menurut Allah, dan sebaliknya.

Pernah saya membaca disini, bahwa salah satu cara agar doa kita bisa lebih mudah dikabulkan adalah dengan mengetahui kapan terbukanya pintu langit. Karena ketika pintu langit terbuka, akses kita akan lebih cepat masuk. Layaknya traffic, ketika pintu langit terbuka, kita akan berada di jalan tol yang bebas hambatan.

Waktu-waktu yang dibukakan pintu langit didalamnya adalah :

1. Sebelum zhuhur
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya pintu-pintu langit dibuka hingga tergelincir matahari dan tidaklah tertutup hingga shalat zhuhur maka aku ingin saat itu yang naik bagiku adalah suatu kebaikan.” (Shahih at Targhib, 584)

2. Saat melaksanakan shalat sunnah qobliyah zhuhur
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Empat rakaat sebelum zhuhur tanpa salam diantara rakaat-rakaatnya maka terbukalah pintu-pintu langit.” (Shahih al Jami, 885)

3. Saat berkumandang adzan
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Apabila seorang muadzin mengumandangkan adzan maka terbukalah pintu-pintu langit dan dikabulkanlah doa.” (shahih al Jami’ 803)

4. Tatkala menanti dua shalat
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Bergembiralah kalian, Ini adalah Tuhan kalian sungguh Dia swt telah membuka satu pintu dari pintu-pintu langit dan membanggakan kalian dihadapan para malaikat dengan mengatakan,’Kalian lihatlah hamba-hamba-Ku, mereka telah menyelesaikan suatu kewajibannya dan menanti kewajiban yang lainnya.” (ash Shaihah 661, sunan Ibnu Majah 850)

5. Di tengah malam
Berdasarkan sabda Rasulullah saw,”Pintu-pintu langit dibuka pada saat tengah malam lalu ada suara yang memanggil,’Apakah ada orang yang berdoa? Lalu orang itu pun dikabulkan. Apakah ada orang yang meminta? Lalu orang itu pun diberikan. Apakah ada orang yang dalam kesulitan? Lalu orang itu pun dilapangkan.” (Shahih al Jami’ 376)

6. Saat berdoa dengan mengucapkan Allahu Akbar Kabiron Walhamdulillah Katsiron Wa Subhanallahu Bukarotan Wa Ashilan.
Ketika kami melaksanakan shalat bersama Rasulullah saw, lalu ada seseorang yang mengatakan,”Allahu Akbar Kabiron Wal hamdulillah Katsiron Wa Subhanallahu Bukrotan wa Ashilan.”

Lalu Rasulullah saw bersabda,”Siapakah yang mengatakan kalimat ini dan itu.’ Lalu orang itu berkata,’Saya wahai Rasulullah saw.’ Beliau bersabda,”Aku tertegun dengannya dan pintu-pintu langit pun terbuka.’ Ibnu Umar berkata,’Aku pun tidak pernah meninggalkan kalimat-kalimat itu sejak mendengar sabda Rasulullah itu.” (Shahih Muslim)— http://www.5reeef.com

Saat pintu-pintu langit terbuka ini merupakan salah satu dari waktu mulia yang dianjurkan untuk berdoa didalamnya sebagaimana perkataan Abu Hurairoh,”Sesungguhnya pintu-pintu langit terbuka saat barisan (kaum muslimin) yang berjihad di jalan Allah melakukan penyerangan, ketika turun hujan lebat, ketika iqomat untuk melaksanakan shalat wajib maka raihlah keberuntungan didalamnya dengan berdoa.” (al Mausu’ah al Fiqhiyah juz II hal 7163)


Subhanallah...! Betapa indahnya Islam jika kita bisa memaknainya secara keseluruhan :)

0 silaturahim:

Tu comentario será moderado la primera vez que lo hagas al igual que si incluyes enlaces. A partir de ahi no ser necesario si usas los mismos datos y mantienes la cordura. No se publicarán insultos, difamaciones o faltas de respeto hacia los lectores y comentaristas de este blog.