28.1.09

PAGI YANG SANGAT SULIT

.................................................................................................................................
Saat ku terbangun di subuh yang… kukira indah… yang pertama kali muncul di pikiranku, “Astagfirullah ujan! Mudah-mudahan reda deh pas aku berangkat kerja…”. Dan akhirnya kupaksakan badanku bangun dan segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan semua kotoran yang tersisa karena malamnya aku kan ga mandi, hehehe….

Setelah mandi plus berpakaian, kulihat langit di luar ternyata hujannya sudah tampak reda. Asiiik… bisa berangkat tanpa kehujanan, alhamdulillah!

Rasa bete semalam masih tersisa, adikku sih… Suruh sapa bikin aku emosi!!??

After breakfast, akhirnya berhasil kudapatkan diriku di luar rumah untuk segera berangkat ke sekolah… eh… berangkat kerja! Hehehehe…

Singkat cerita, biasanya perjalanan dari rumahku ke terminal bis sekitar 30 menit,,,,, pagi ini merupakan pagi yang sangat,,, hmm… bisa aku bilang pagi yang mencengangkan!!! Karena perjalananku berubah rentang waktunya menjadi 1 jam lebih! Macet dimana-mana dan plus hadiah dari abang supir angkotnya untuk ngetem selama hamper 15 menit!!! Sementara saat itu waktu udah menunjukkan pukul 7 pagi dimana merupakan waktunya orang-orang berangkat kerja ataupun ke sekolah…. Ck..ck..ck.. Pengertian sekali yah supir angkotnya, fiuuhhh!!!

Kira-kira pukul setengah 8 aku sampai di terminal bis, dan tentu saja agar tidak telat sampai ke kantor (padahal emang udah telat sih,,, ^_^) aku naik bis yang akan segera berangkat walaupun aku tahu pastinya di dalam bis aku tidak akan kebagian tempat duduk, so be it...! Diriku mulai bete karena gerah sudah mulai merasuk (alah! kata-katanya...) ke badanku. Sudah itu berdiri pula...!

Ternyata kejutannya belum beres sampai disitu.... Tiba-tiba ada yang mendesak-desak aku untuk masuk lebih dalam ke tengah bis, seorang wanita, membawa tas cukup besar, berkeringat, keliatan putus asa plus bingung. Aku mengamatinya dan tentu saja tak akan lama untuk menyadari bahwa dia adalah seorang pengamen! Itu tuh pengamen yang bawa-bawa tape player dengan microphone dan speaker yang cukup kencang terdengar diantara riuhnya suasana bis yang non AC. Dan yang mendapatkan keberuntungan (or not??!! hehehe...) untuk mendengarkan lebih jelas konser wanita ini adalah..... AKU!!!

Setelah bis melaju ke arah tol, wanita ini mulai membuka tools-nya, yaitu... mengeluarkan microphone dan menyalakan musik latar sehingga dia (seolah-olah...) bisa bernyanyi dengan indah. Sekitar tiga lagu dia dendangkan dengan fasih dengan cengkoknya yang apik, ngerti kaann... apalagi kalo bukan lagu dangdut!!! Aku amati setelah dia meminta hasil jerih payahnya bernyanyi tak ada yang memberi, yowiss.. karena hari masih pagi walaupun kesiangan masuk kantor aku berikan wanita itu selembar uang karena telah bernyanyi dengan muka yang sangat datar walaupun suaranya boleh juga!

Setelah sampai di citeureup, sebagian penumpang turun, dan alhamdulillah aku dapat tempat duduk di bangku kedua dari depan. Perjalanan masih terasa mem-bete-kan karena 'sisa-sisa macet' yang tadi. Dan ternyata Allah memang Maha Adil, tak lama naiklah dua pengamen yang sebenernya tidak terlalu aku nanti-nantikan,,,, tapi... yang bikin surprise,,, mereka adalah pengamen yang salah satu orangnya pernah nantangin Aay, hehehehe.... tapi sepertinya saat itu pengamen yang satu ini sedang mabuk koplo kalee... karena dia sama sekali tidak mengenali aku.

Pengamennya ada dua orang, yang unik dari mereka adalah sebelum mulai nyanyi mereka saling sahut-sahutan dulu kaya pantun dengan rima yang sama, jadinya aku seneng aja ngedengernya. Sahut-sahutannya yang sangat lucu disambung dengan nyanyian mereka yang juga sahut-sahutan, tapi maaf aku lupa syairnya.

Alhamdulillah karena mereka bete-ku mulai ilang... dan ketika sampai di kantor mood-ku kembali ceria dan siap menghadapi tantangan kerja yang akan datang menghampiriku. Padahal sih masih pemula kok, jadi masih learning by doing ^_^

26.1.09

MY DAILY .... some kind like this...

DAYAK style!!!

sweet chocolate....

25.1.09

WATCHOUT!!! Penipu dimana-mana!



Astagfirullah... Innalillahi wa inna ilaihi rojiuun! Hanya itu yang kuminta ke Aa untuk diucapkan agar tidak melulu dibakar emosi.

Kejadiannya tadi siang. Tepat hari Minggu, 25 Januari 2009 sekitar pukul 11 siang kejadian naas itu terjadi. Karena terburu-buru Aa memilih salah satu dari dua atm yang tersedia di daerah selatan bogor. Saat itu suasana di atm cukup ramai orang-orang yang ingin mengambil uang tunai.

Saat giliran Aa tiba, maka kartu atm aa coba masukkan dan ternyata kartunya stuck di mulut dimana kartu itu seharusnya tertelan untuk melakukan transaksi perbankan. Posisinya tidak tertelan penuh, seperti nyangkut, tapi untuk bisa diambil dengan tangan tidak bisa. Jadi perkiraan ku, itu harus diambil dengan pinset dan agak dipaksa sehingga kartunya bisa diambil kembali. Tetapi.... kondisinya saat itu tidak ada yang memiliki pinset. So... cukup lama Aa berpikir untuk bisa mengeluarkan kartunya tetapi.... dengan berbagai cara tetap tidak mengeluarkan si kartu dari mesin atm tersebut.

Karena merasa hopeless, akhirnya tanpa pikir panjang dia menelpon ke call centre yang tertera di mesin atm, yang setelah semua terjadi, no yang tertera disana sengaja dipasang oleh oknum yang jahat...jahat banget!

Kira-kira kronologisnya seperti ini ketika menelpon:
Oknum : "Halo BCA selamat siang, ada yang bisa dibantu?"
Aa : "Siang, mas! Saya mau buat laporan nih! Kartu ATM saya tertelan!" (dengan nada suara panik dan emosi)
Oknum : "Baik, Pak, bisa disebutkan no rekeningnya?"

Aa menyebutkan no rekening, dan verifikasi keabsahan kepemilikan rekening dilakukan oleh sang oknum dengan menanyakan nama, tempat tanggal lahir, tipe ATM (silver/gold). Setelah itu...

Oknum : "Sekarang saya coba bantu pandu dari sini yah Pak.. silahkan tekan tanda pagar, kemudian tanda bintang, setelah itu masukkan nomor ID nya"
Aa kemudian mengikuti instruksinya, tetapi sang kartu tetap pada tempatnya dan maybe membuat dia semakin panik
Aa : "Loh, kok tetep gak berhasil Pak?!! Gimana seh kerjanya gak becus!!! mestinya hal kaya gini gak terjadi nih!!!"
Oknum : (tidak terpengaruh bentakan, dan dengan tenang menjawab) "Baik, Pak, mohon maaf, coba ulangi kembali perlahan, saya coba bantu juga dari sini yah, tekan tanda pagar, tanda bintang, kemudian silahkan perlahan masukkan PIN nya. Bisa disebutkan Pak? Sembari saya bantu juga dari sini..."

Tanpa menaruh curiga, Aa informasikan PIN nya. Tetapi tetap tidak membuat si kartu segera keluar dari mulut ATM tersebut. Dan membuat Aa semakin marah. Tetapi sang oknum tetap tenang dan kemudian memberikan solusi finalnya.

Oknum : "Belum bisa juga ya, Pak? Baiklah, jika seperti itu, akan saya bantu blokir kartunya ya Pak. Nanti silahkan coba selesaikan administrasinya di kantor cabang terdekat kami."

Merasa sudah mendapatkan solusi yang menenangkan, Aa pulang dengan langkah gontai. Kesal.. karena seharusnya uang tunai yang diharapkan ada di tangan untuk keperluan mendesak, jadi harus delay dan mencari ganti orang lain yang menanggungnya.

Sesampainya dirumah, Aa langsung menelponku, ketika masih berada di lokasi ATM aku hanya mendapatkan sedikit informasi mengenai kenaasannya sehingga masih belum tau pasti apa yang sebenarnya terjadi. Tetapi setelah Aa sampai dirumah, dan sedikit pertanyaan-pertanyaan pancingan dariku, aku masih menyarankan untuk transfer via mobile banking ke kartu ATM ku sehingga Aa dengan mudah bisa mengambil uang tunai dari kartuku. Tetapi kok lama-kelamaan jawaban-jawaban Aa semakin aneh dan aku langsung istighfar karena ingat pernah membaca imel dengan modus kejahatan yang dialami Aa, setelah kuceritakan bahwa ini penipuan kontan Aa langsung bergegas kembali ke TKP berharap sang kartu masih bisa diselamatkan.

Setelah kembali kesana, semuanya terlambat. Ternyata nomor yang Aa hubungi adalah nomor flexi yang sengaja dipajang untuk menarik korban-korban yang tidak sadar karena dalam keadaan panik. Mereka sepertinya cukup terorganisir dan profesional, sehingga mampu menenangkan korban tanpa terlihat sedang memancing informasi PIN korban. Setelah mendapatkan nomor PIN, oknum langsung menggunakan jurus ampuhnya, yaitu mengklaim akan membantu memblokir kartu ATM korban.

Untuk kalian semua di luar sana, hati-hati ya.... Saya mem-posting ini agar kalian tidak mengalami apa yang dialami oleh Aa... Mudah-mudahan Aa bisa ikhlas dan sabar dengan tabungannya yang terkuras habis. Mungkin ini rencana Allah untuk membuat Aa menjadi lebih baik lagi dari yang sekarang. Tetep semangat Aay...!!!

Sampel gambar di atas adalah stiker penipuan yang sengaja dipasang oknum... Mungkin beberapa dari pembaca pernah membaca imel dari milis-milis tertentu, tetapi ini baru saja dialami oleh salah satu orang terdekatku... So... bukan berarti bermaksud su'udzan, hanya saja sekedar mengingatkan untuk tetap waspada di mana pun ^_^

24.1.09

SISI LAIN BOGOR

.................................................................................................................................


Saat ini, setiap hari kulalui jalanan bogor yang dulu tak pernah kupikir akan bisa kulalui dalam keseharianku. Jalanan ini masih begitu asing bagiku… Tapi kunikmati setiap putaran ban bis yang kutumpangi. Kunikmati setiap kelebat bayangan yang cepat berganti seiring cepatnya bis itu berlalu.

Hampir 1 purnama kulewati tempat ini dihari kerjaku, nampak semakin familiar saja setiap pemandangan yang terlihat. Seneng… mungkin ya, karena akhirnya suasana kerja yang kurindukan dapat sedikit terwujud, alhamdulillah!

PINK... sedikit mengingatkan aku akan PINK!

18.1.09

after a FLIGHT PLAN....

.................................................................................................................................


After I saw the Flight Plan movie, aku makin menyadari betapa beratnya mamah menjalani hidup untuk anak-anaknya. I love you even more Mom... Ketika kulihat sekilas film ini di RCTI jam 10 malam ini, kok kayanya pernah nonton, tapi... aku lupa alur ceritanya... Pastinya kalo yang maen Jodie Foster filmnya pasti bagus, film yang alur ceritanya berkualitas laah...



Akhirnya kutonton juga film itu sampai selesai... Alur ceritanya sedikit menegangkan tapi sampai dengan di tengah film, jika memang baru pertama kali nonton pasti tidak akan bisa menebak dengan tepat akhir ceritanya. Tetapi film mulai terlihat ending-nya setelah 2/3 film sudah ditonton. Dan pastinya juga beberapa akan berpikir ending-nya akan berakhir tragis untuk pemeran utamanya, tapi nyatanya setelah selesai filmnya kita mengetahui bahwa tokoh utama selamat beserta anak gadisnya.

17.1.09

BACK IN BLACK

I'M BACK....!

After about a week of adapting my new work place, now I'm back... At least I'm showing up for a little work of me... ^_^

16.1.09

HAI...

.................................................................................................................................
I havent spent time to write or anything yet... I'm still adapting myself to my new environment... STAY TUNE FOR THE NEXT STORY!

9.1.09

SOMEKIND OF BLUE...



I WOULD LIKE TO HAVE THIS ONE!

LET'S MAKE GREEN!



7.1.09

BOSAN KARENA KEENAKAN


Astagfirullah…. Aku hanya bisa mengucap istghfar ketika melihat ilustrasi diatas. Bayangkan saja, semua fasilitas rekreasi anak itu punya. Mainan, komputer, game, gitar, buku, music player, sarana olahraga sampai rollerblade pun dimiliki. Tapi yang hanya bisa dia katakan adalah, “I’M BORED!” alias BOSEEENN!!!

Saya tak bisa salahkan siapapun dalam hal ini, tetapi... apakah setiap orang yang memiliki fasilitas yang sama dengan anak di atas pernah berpikir tentang anak-anak Palestina yang sedang dirundung ketakutan?

Berbeda dengan ilustrasi di atas, anak-anak di zona konflik seperti Palestina, boro-boro bisa maen, dengan mereka hidup aman aja udah bersyukur bangeeett!!!

Jika melihat siaran teve khususnya stasiun yang baru saja lahir dan berlogo merah itu, aku melihat horor dan ketegangan yang terjadi di sana. Banyak sekali anak-anak yang terluka bahkan meninggal dunia karena hantaman rudal panas dari Israel. Tidak sedikit pula anak-anak yang trauma dengan lingkungan sekitarnya karena mereka melihat dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana orangtua mereka terbunuh akibat korban perang. But enough about war...!

Aku hanya ingin berbagi dengan kalian semua, bagaimana seharusnya kita bersyukur dengan apa yang sudah Allah berikan kepada kita. Baik itu kenikmatan ataupun cobaan. Seperti hadis Rasulullah saw. , “Orang mukmin itu unik, semua urusannya adalah kebaikan baginya. Hal ini hanya dimiliki oleh orang mukmin. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia ditimpa musibah, ia bersabar dan itu baik baginya”. (H.R. Muslim).

So,,, karena masing-masing dari kita adalah pribadi yang unik, hendaklah bersyukur dan bersabar dalam setiap nikmat ataupun ujian yang diturunkan Allah.

HUTANG HIDUP


Kalo orangtua kita emang bener-bener minta pamrih atas segala daya upayanya memelihara dan membesarkan kita, maybe kaya gambar di atas kali yah ilustrasinya… LOL.

Biaya tempat tinggal, trus biaya makan sedari lahir sampai kita lulus kuliah, transport ketika sekolah, biaya buat beli pakaian, kesehatan, biaya pendidikan dan lain-lain. Wuuiiihhhh!!! Totalnya berapa yah??? Hehehe…

Alhamdulillah orang tua kita ga kaya gitu, karena anak buat mereka adalah titipan Allah yang harus dipelihara, dibesarkan, serta dibina dengan cara Islami. Ada juga yang bilang, anak adalah investasi orangtua kelak, karena apa yang telah orangtua kita tanamkan ke kita sebagai anak-anaknya tentunya akan mereka tuai nanti ketika kita dewasa nanti.

Maksudnya disini, dengan cara seperti apa orang tua kita mendidik kita sedari kecil merupakan sesuatu yang mereka tanamkan kepada kita seperti budi pekerti, sopan santun, etika, dan nilai-nilai positif lainnya. Tentunya hal itu akan membuahkan anak-anak yang memiliki akhlakul karimah, anak-anak yang sholeh dan sholehah. Amin.

Beda hasilnya jika orangtua tidak bertanggungjawab memberikan nilai-nilai positif sejak kecil, tentunya akan menghasilkan anak-anak yang jauh dari budi pekerti yang luhur.

HaylaaaHHH!!! Suka gini dehh, kalo udah nulis suka ngelantur kemana-mana….. hehehe… tapi itulah sedikit yang aku rasakan sejauh ini, semoga bisa bermanfaat bagi yang membaca. Amin.

5.1.09

HARI YANG CERAH TAPI PANAS

.................................................................................................................................
“Lin, anterin mamah cari tas yuk!” Samar-samar kudengar mamah bicara padaku. “Ok Mah…” balasku lemah karena baru tertidur sekitar tiga jam. Tak lama setelah mandi dan berpakaian, berangkatlah kita ke suatu tempat yang konon merupakan pusat tas terbesar di Bogor. Belum hilang penatku karena hawa panas di luar karena kami menggunakan angkot untuk perjalanan kesana, wuiihhh…!!! Ternyata pemandangan yang aku lihat, banyaknya manusia yang berkumpul di tempat ini.

MAKIN PUYENG DEH…!!! Hiks….

Pemandangan di depanku tuh, buanyaak banget orang-orang yang lagi pada semangat memilih-milih tas untuk mereka beli. Gak pandang bulu, baik laki-laki or perempuan, semuanya tumplek disitu buat nyari tas yang mereka inginkan untuk diri sendiri or maybe mereka hadiahkan untuk orang lain, or gak menutup kemungkinan juga dijual kembali dengan margin harga yang menguntungkan.

Haduuhh… PUSING BENERAN DEHH….!!!

Tapi… tahan… tahan… HARUS KUAAATT! Karena aku lagi sama mamah! Kucoba bertahan sampai akhirnya terbiasa dengan keadaan sekitar, mulai deh ikutan milih-milih tas, kali aja ada yang kecantol dan kusuka!!! ^_^

Kalo boleh aku ceritain, tas-tas udah ga pada tempatnya,,, BERSERAKAN DI LANTAI,,, Tas-tas yang semestinya ada di rak-rak yang telah disediakan oleh pihak penjual ehh,,,, ini malah di berserakan, tumpah ruah di lantai.

Pikiran nakalku, “Waahh… Kayanya abis ada yang berantem rebutan tas nih… !“ Hehehehe!

Aku berputar-putar sekitar 30 menit untuk menyeleksi setiap tas yang aku lihat, atau aku pegang dan mengeceknya jika memang aku tertarik dengan modelnya. Tapi…. Gak ada yang bener-bener aku suka!!!

Ketika bertepatan di menit-menit terakhir ketika aku hampir menyerah, aku melihat model dan motif tas yang aku anggap menarik dan bisa jadi salah satu koleksi tas di kamarku nih! Belum sempat aku pegang tas itu, yaaahh… ternyata ada dua orang perempuan yang memegangnya dan mengamatinya. Sempat kecewa, tetapi langsung terbersit, “EIIITTSS…. Jangan patah arang! Mereka belum tentu jadi beli, AWASI TERUSS!!!”

Hahahaha… maka dengan gaya gerilya, aku terus mengamati dan mengawasi mereka yang sedang menimang-nimang tas mana yang diambil. Aku berpura-pura melihat tas yang lain sambil tetap berada di wilayah jangkauan terdekat sehingga kalo mereka taruh tas itu,,, LANGSUNG AKU SERGAP!!! Hehehehe serem amat yaah,,, Biarin deh lebay biar kesannya gmanaaa getoohh!

Setelah memantau sekitar 5 menit, aku lihat mereka akhirnya memutuskan untuk mengambil tas yang aku inginkan,,,, HIKSS! Putus sudah harapanku… Aku langsung lapor ke mamah kalo tas inceranku sudah raib diambil orang lain. Tapi mamah tak menyerah!
Mamah kemudian mendekati kedua orang itu sambil MENGAMATI DENGAN SANGAT SEKSAMA tas yang kuincar, setelah itu langsung kembali ke hadapanku dan bilang, “Kayanya mamah liat tas kaya gitu di depan deh!”. Tanpa tunggu komando lagi kita langsung menuju ke arah depan dimana banyak tumpukan tas yang berserakan dan langsung ngubek-ngubek tas-tas yang ada disitu.

Mamah yang pertama kali melihat dua tas dengan motif yang sama tetapi modelnya berbeda. Aku sukaaaa keduanya,,,, tapi melihat kondisi keuangan aku harus pilih salah satulaah!!! Seneng banget bisa nemuin dua tas yg lucuuuu,,, !!!

Tapi… tunggu dulu,,, kok perasaan seperti ada yang mengintai aku yaah… eh salah… mengintai tas yang aku pegang… Ada satu ibu yang kelihatan tertarik banget sama tas yang aku pegang. Aku sih pura-pura belum menyadari karena aku sedang fokus berpikir, berkonsentrasi, bermeditasi kira-kira diantara dua tas ini mana yang lebih sesuai dengan kepribadianku dan pastinya MATCHING dengan gayaku! Hehehehe… teuteuuuuP!

Ibu itu terus berada di dekatku, sepertinya mengharap secepatnya salah satu tas itu jatuh ke pangkuannya. Aku emang mau pilih salah satu sih,,, aku timang-timang, aku banding-bandingin, aku pilih-pilih sambil terus berkutat di depan kaca,,,,Hmm… yang mana ya??? Memang motifnya sama, cuma beda model aja. Sepertinya ibu itu mulai tidak sabar dan akhirnya menegurku, “Mau pilih salah satu ya Mba, saya mau deh yang mana aja, soalnya sudah habis.” GOTCHA!!! Hehehehe, dalam hati aku berujar, “Iya Bu, aku udah nyadar dari tadi kok ibu menggumam dengan keras, yahh yang dipegang mba itu baguss yang lain modelnya ga suka!”

Dan…. akhirnya aku pilih yang lebih girly menurut pandangan aku and memilih yg menurutku lebih baik dr tas yang satunya lagi. Setelah menentukan pilihan, mamah langsung mengingatkan, “Tas yang gak kamu pilih kasih aja ke ibu yang tadi, kasian dari tadi nungguin terus”

“Ok Mah.. Tapi, kemana ibu tadi?” Aku mencari-cari dan sempet bingung juga melihat muka orang-orang yang ada disitu, sementara orang-orangnya kan buanyak banget! Gak berapa lama akhirnya aku bisa mengenali jilbab yang ibu itu kenakan. Dan tanpa piker panjang aku langsung tegur, "Ibu,,, masih mau yg ini?"

Dan yang bikin aku terkejut, reaksi ibu itu,,,, Hahahaha… kalo saja aku tidak ingat tata karma aku akan tertawa di depan wajahnya, soalnya sembari aku menegurnya dan menjulurkan tas yang tak kupilih, dia langsung rebut tas itu...

Ya! Benar merebut dalam artian harfiah, yaaahhh mungkin dia khawatir tas yang kusorongkan akan diambil orang lain ^_^

Tadinya judul awal kan aku cuma bersifat nganter, yang mau cari tas mamah ehhh,,,akhirnya malah aku yang beli tas. Memang benar kata orang tua dulu, konon katanya kalo mau beli sesuatu jangan diniatin. Tau deh bener ato gak….

Tapi perjalanan gak berhenti sampai disini, mamah belum puas karena belum mendapatkan apa yang dia cari dan akhirnya meminta aku menemaninya kembali ke pusat tas yang tersohor di Jalan Raya Tajur. Setelah kembali menyeleksi bahan buruannya, yang dalam hal ini adalah tas (hehehe…!!), kami berputasr-putar melihat-lihat sekitar 20 menit, daaan…. Mamah menemukan satu kandidat. Lalu kita berputar-putar lagi, sampai akhirnya mamah menyerah dan tas yang menjadi kandidat tadi juga dilepas dan kami pun beralih ke tempat sandal dan sepatu. Sepuluh menit kemudian mamah memutuskan berubah haluan dan akhirnya membeli sandal dan sepatu sekaligus.

PLEASE DEEHH!



Untuk artikel ini, jadi keinget waktu kerja di salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka yang pake Indra Bekti sebagai salah satu ikonnya. Ini salah satu kerjaan aku sehari-hari tuh…!

Ada aja keluhan, curhatan, bahkan makian yang ditujukan ke aku ataupun ke teman-temanku yang nerima kasus ini, yah menyalahkan perusahaan inilah, yah gag sengaja lah…

Yang ngakunya gag pernah kirimlah, tapi ujung-ujungnya “Yahh… kemungkinan anak saya kali mba yang kirim beginian, tapi yang jelas bukan saya!” Hawahahahaha akhirnya ngaku padahal di awal-awal maki-maki kita… ck..ck…ck…

Tapi emang pengguna ponsel harus ekstra hati-hati deh sama yang satu ini, karena iklan mereka sangat menggiurkan dan gilanya lagi dilegalkan gitu. Maksud saya disini kenapa jadinya terkesan jahat, mestinya disosialisasikan dulu untuk ADN-ADN tersebut maksudnya program kaya gimana,,,,,

Jangan bilang, “udah dijelaskan kok!” Tapi… dengan durasi iklan teve yang bilangan detik ditambah penjelasan yang disampaikan ditulis dalam font yang kecil-kecil… HEY! WAKE UP… Gimana orang mau mengerti..??? Buat aku sih –maaf– sama aja kaya PEMBODOHAN MASYARAKAT.

Sepertinya penguasa media hanya ingin gimana caranya masyarakat Indonesia konsumtif dalam bentuk apapun tapi tanpa pernah tahu atau tahunya belakangan alias terlambat manfaat dari suatu produk. Tolonglah… Indonesia masyarakatnya sudah cukup melarat jangan dibikin melarat lagi. Yang kaya tambah kaya, yang miskin jadi sekarat.

Aku tidak berusaha memojokkan pihak manapun, tapi sepatutnyalah kita sekarang saling bahu membahu membangun Indonesia kearah yang lebih baik lagi.

Mudah-mudahan semua kejadian yang terjadi, merupakan awal dari kejayaan. Amin.

4.1.09

JUST A SIMPLE SMILE!



Pas baca artikel ini, gag tau kenapa yang muncul di kepala pertama kali adalah PENYAKIT HATI. Hehehe… Memang terkadang gejolak nafsu ego itu lebih gampang diluapkan dibandingkan dengan sisi kemanusiaan kita. Sisi kemanusiaan disini bisa berarti menghargai orang lain, bertutur kata ramah dan sopan terhadap siapapun tanpa memandang bulu, memahami perannya masing-masing ketika bekerja yang aku biasa namakan PROFESIONALISME!

Aku pikir hal ini gag hanya terjadi sekali atau dua kali, tetapi SERINGKALI! Gag hanya di sana, tapi juga di berbagai belahan pulau Indonesia.

Aku jadi ingat hadis Rasulullah, “Tiap-tiap amalan makruf (kebajikan) adalah sedekah. Sesungguhnya di antara amalan makruf ialah berjumpa kawan dengan wajah ceria (senyum) dan mengurangi isi baldi mu untuk diisikan ke mangkuk kawanmu." (H.R. Imam Ahmad). Naaahhh, Rasul aja manjadikan senyum sebagai sunnahnya, apalagi sabda beliau yang lain bahwa "Tersenyum ketika bertemu dengan saudara kalian adalah termasuk ibadah". (H.R. At-Tirmidzi, Ibnu Hibban, dan Al-Baihaqi).

Bayangkan… sebuah senyuman, dianggap ibadah oleh Allah dan diperhitungkan di kemudian hari. Kok yah mereka yang seharusnya menyadari bahwa Frontliner salah satu tugasnya yah melayani dengan baik disertai dengan SENYUMAN! Mudah-mudahan pada akhirnya nanti mereka bisa berubah dan benar-benar memaknai pekerjaan mereka dengan baik. Amin. ^_^

3.1.09

ANOTHER GREAT SITES....

.................................................................................................................................
Lately I found a few sites that interest me sooo much... I dont know... but it gave me another horison of Islam from these blogs:


http://beautifulmuslimah.blogspot.com/ a.k.a ALIXIANNA




http://chasing-jannah.blogspot.com/ a.k.a AALIA




http://theidealmuslimah.blogspot.com/ a.k.a NIDA




http://hegab-rehab.blogspot.com/ a.k.a. ALICEA




http://simplymuslimah.blogspot.com/ a.k.a. MALIZEA




http://caribmuslimah.blogspot.com/




http://muslimamoda.blogspot.com/




http://1001arabesque.blogspot.com/




http://hijabtrendz.com/




http://www.tesettur-hijab.blogspot.com/




http://thehijablog.wordpress.com/


Hope you also love the blogs....

2.1.09

DREAM HOME FOR ME ^_^







I don’t know why but when I first saw these pictures in Beautiful Muslimah blog, yeahh.. this is how my house want to be someday… I hope … ^_^