12.2.09

^_^


Dari sekian banyak nikmat kecil yang selalu Allah berikan kepadaku akan kuceritakan salah satunya sekarang, saat ini... Sehabis shalat ashar, yang bisa muncul di otakku adalah satu doa, "YA ALLAH... PLEASEEE... Jangan macet yah pas aku pulang nanti! Soalnya macetnya parah banget! Bikin hati tak sanggup untuk menahan amarah..."

Karena macet yang benar-benar berhenti,,, STUCK! Bis yang biasa kutumpangi bisa berhenti sampai lima belas menit hanya di satu titik!!! Aku jadi berpikir, "Sama aja kaya kerja waktu di Jakarta kemaren dooong... Pulang selalu malam..."

Tapi... SUBHANALLAH!!! Sore ini adalah sore yang ajaib, karena biasanya dalam seminggu ini setiap aku pulang selalu macet... Hari ini TIDAK! Lancar...memang agak tersendat di satu titik menjelang mulut tol tetapi kendaraan merayap... ALHAMDULILLAH kupanjatkan segera kepada Mu YA ALLAH! ^_^



Nikmat di satu sisi,,, Tetapi Allah selalu memberikan sesuatu secara BALANCE, hehehe... Ternyata tempat duduk yang kupilih kurang tepat hari ini, aku memilih tempat duduk yang pertama kali kulihat yaitu di dekat pintu masuk bis. Sudah duduk disana seorang pria yang lebih tua di atasku 6-7 tahun. Dia tersenyum, tapi tidak kubalas senyumnya karena ku tidak kenal dia, lagian senyumnya juga mencurigakan.

Benar saja!!! Tak lama bis berjalan hampir 10 menit, dia sudah melancarkan gerakan-gerakan mencurigakan yang tentu saja segera kulawan dengan posisi bertahan. Maksudnya disini gerakan mencurigakan adalah gerakan ingin mengambil kesempatan untuk... hmm... dalam bahasaku seh gampangnya "melecehkan perempuan"!

Karena tak berhasil dia pun menggunakan cara lain,,, PURA-PURA TIDUR!!! Perlahan tapi pasti kepala dan badannya condong ke arahku,,, dan aku pun semakin condong ke arah berlawanan yang tentu saja posisi duduk yang kudapatkan pun semakin sedikit sampai akhirnya dia TOTAL CONDONG KE ARAHKU alias memakan seluruh tempat duduk.

Kebetulan di dekatku ada kenek bisnya, maka kuminta tolong padanya, tapi dicoba dibangunkan berkali-kali tidak berhasil. Akhirnya aku pake cara ampuh, kusenggol lututnya dengan lututku dengan kasar, sekali... dua kali.... GA BANGUN JUGA!!! GILA!!! Akhirnya yang ketiga kali kusenggol dengan sangat kasar sampai dia pura-pura terkejut bangun dan menempelkan segera badannya ke arah jendela. Kenapa kubilang pura-pura, karena terlihat sekali di matanya kalo dia tuh TIDAK TERTIDUR!!! HIks...Hiks... kutahan semua amarah karena percuma menghadapi orang kaya gini pake amarah!!! Aku tahan dan terus ber-istighfar tanpa henti... Selalu mengingat hadis Rasulullah agar jangan terpancing marah, karena marah termasuk godaan syetan.

Melihat gelagat pria ini, hanya ada dua kemungkinan, SATU dia memang LAKI-LAKI BEJAT, yang KEDUA laki-laki ini COPET! Tetapi aku selalu waspada, dan alhamdulillah barang-barangku aman sampai di rumah...

Sempat kulihat keadaan sekitar bis, ada dua sikap dari para penumpang yang kutangkap, TERTAWA karena melihat ini sesuatu yang lucu (LUCU??? darimana lucunya coba?!! Mestinya mereka berpikir kalo di posisiku... hiks...) dan SIMPATI karena melihat kelakuan pria itu.

Setelah sampai di tujuan, segera kutelpon Aay untuk menceritakan kejadiannya, hampir menangis rasanya menahan amarah ini karena untuk urusan yang ini aku bisa jadi sangat sensitif. Tapi Aay kemudian menenangkanku dan titip satu kata... SABAR.

Mudah-mudahan bisa ya Ay... Mudah-mudahan aku bisa SABAR dan terutama sekali... IKHLAS menerima kejadian sore ini... Ikhlas menerima dan meyakini selalu ada hikmah untuk aku di balik ini semua ^_^

0 silaturahim:

Tu comentario será moderado la primera vez que lo hagas al igual que si incluyes enlaces. A partir de ahi no ser necesario si usas los mismos datos y mantienes la cordura. No se publicarán insultos, difamaciones o faltas de respeto hacia los lectores y comentaristas de este blog.