28.1.09

PAGI YANG SANGAT SULIT

.................................................................................................................................
Saat ku terbangun di subuh yang… kukira indah… yang pertama kali muncul di pikiranku, “Astagfirullah ujan! Mudah-mudahan reda deh pas aku berangkat kerja…”. Dan akhirnya kupaksakan badanku bangun dan segera beranjak ke kamar mandi untuk membersihkan semua kotoran yang tersisa karena malamnya aku kan ga mandi, hehehe….

Setelah mandi plus berpakaian, kulihat langit di luar ternyata hujannya sudah tampak reda. Asiiik… bisa berangkat tanpa kehujanan, alhamdulillah!

Rasa bete semalam masih tersisa, adikku sih… Suruh sapa bikin aku emosi!!??

After breakfast, akhirnya berhasil kudapatkan diriku di luar rumah untuk segera berangkat ke sekolah… eh… berangkat kerja! Hehehehe…

Singkat cerita, biasanya perjalanan dari rumahku ke terminal bis sekitar 30 menit,,,,, pagi ini merupakan pagi yang sangat,,, hmm… bisa aku bilang pagi yang mencengangkan!!! Karena perjalananku berubah rentang waktunya menjadi 1 jam lebih! Macet dimana-mana dan plus hadiah dari abang supir angkotnya untuk ngetem selama hamper 15 menit!!! Sementara saat itu waktu udah menunjukkan pukul 7 pagi dimana merupakan waktunya orang-orang berangkat kerja ataupun ke sekolah…. Ck..ck..ck.. Pengertian sekali yah supir angkotnya, fiuuhhh!!!

Kira-kira pukul setengah 8 aku sampai di terminal bis, dan tentu saja agar tidak telat sampai ke kantor (padahal emang udah telat sih,,, ^_^) aku naik bis yang akan segera berangkat walaupun aku tahu pastinya di dalam bis aku tidak akan kebagian tempat duduk, so be it...! Diriku mulai bete karena gerah sudah mulai merasuk (alah! kata-katanya...) ke badanku. Sudah itu berdiri pula...!

Ternyata kejutannya belum beres sampai disitu.... Tiba-tiba ada yang mendesak-desak aku untuk masuk lebih dalam ke tengah bis, seorang wanita, membawa tas cukup besar, berkeringat, keliatan putus asa plus bingung. Aku mengamatinya dan tentu saja tak akan lama untuk menyadari bahwa dia adalah seorang pengamen! Itu tuh pengamen yang bawa-bawa tape player dengan microphone dan speaker yang cukup kencang terdengar diantara riuhnya suasana bis yang non AC. Dan yang mendapatkan keberuntungan (or not??!! hehehe...) untuk mendengarkan lebih jelas konser wanita ini adalah..... AKU!!!

Setelah bis melaju ke arah tol, wanita ini mulai membuka tools-nya, yaitu... mengeluarkan microphone dan menyalakan musik latar sehingga dia (seolah-olah...) bisa bernyanyi dengan indah. Sekitar tiga lagu dia dendangkan dengan fasih dengan cengkoknya yang apik, ngerti kaann... apalagi kalo bukan lagu dangdut!!! Aku amati setelah dia meminta hasil jerih payahnya bernyanyi tak ada yang memberi, yowiss.. karena hari masih pagi walaupun kesiangan masuk kantor aku berikan wanita itu selembar uang karena telah bernyanyi dengan muka yang sangat datar walaupun suaranya boleh juga!

Setelah sampai di citeureup, sebagian penumpang turun, dan alhamdulillah aku dapat tempat duduk di bangku kedua dari depan. Perjalanan masih terasa mem-bete-kan karena 'sisa-sisa macet' yang tadi. Dan ternyata Allah memang Maha Adil, tak lama naiklah dua pengamen yang sebenernya tidak terlalu aku nanti-nantikan,,,, tapi... yang bikin surprise,,, mereka adalah pengamen yang salah satu orangnya pernah nantangin Aay, hehehehe.... tapi sepertinya saat itu pengamen yang satu ini sedang mabuk koplo kalee... karena dia sama sekali tidak mengenali aku.

Pengamennya ada dua orang, yang unik dari mereka adalah sebelum mulai nyanyi mereka saling sahut-sahutan dulu kaya pantun dengan rima yang sama, jadinya aku seneng aja ngedengernya. Sahut-sahutannya yang sangat lucu disambung dengan nyanyian mereka yang juga sahut-sahutan, tapi maaf aku lupa syairnya.

Alhamdulillah karena mereka bete-ku mulai ilang... dan ketika sampai di kantor mood-ku kembali ceria dan siap menghadapi tantangan kerja yang akan datang menghampiriku. Padahal sih masih pemula kok, jadi masih learning by doing ^_^

0 silaturahim:

Tu comentario será moderado la primera vez que lo hagas al igual que si incluyes enlaces. A partir de ahi no ser necesario si usas los mismos datos y mantienes la cordura. No se publicarán insultos, difamaciones o faltas de respeto hacia los lectores y comentaristas de este blog.