30.9.08

Fadhilah Wanita


1.Doa wanita lebih maqbul dari laki-laki karena sifat penyayang yang lebih kuat dari laki-laki. Ketika ditanya kepada Rasulallah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : "Ibu lebih penyayang dari bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."

2.Wanita yang solehah itu lebih baik dari 1,000 orang laki-laki yang tidak soleh

3.Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 orang wali

4.Seorang wanita solehah lebih baik dari 70 laki-laki soleh

5.Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya diibaratkan seperti orang yang senantiasa menangis karena takut kepada Allah SWT dan orang yang takut Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya

6.Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedekah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan terhadap anak laki-laki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail AS

7.Tidaklah seorang wanita yang haidh itu, kecuali haidhnya merupakan kifarah (tebusan) untuk dosa-dosanya yang telah lalu, dan apabila pada hari pertama haidhnya membaca "Alhamdulillahi'alaa Kulli Halin Wa Astaghfirullah". Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan dan aku mohon ampun kepada Allah dari segala dosa."; maka Allah menetapkan dia bebas dari neraka dan dengan mudah melalui shiratul mustaqim yang aman dari seksa, bahkan Allah Ta'ala mengangkat derajatnya, seperti derajatnya 40 orang yang mati syahid, apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama haidhnya

8.Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW.) di dalam syurga

9.Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah syurga

10.Dari 'Aisyah r.ha. "Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka mereka akan menjadi penghalang baginya dari api neraka."

11.Syurga itu di bawah telapak kaki ibu

12.Apabila memanggil kedua ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu

13.Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab

14.Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan meredhainya. (serta menjaga sembahyang dan puasanya)

15.'Aisyah r.ha. berkata "Aku bertanya kepada Rasulullah SAW. siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita ?" Jawab baginda, "Suaminya". "Siapa pula berhak terhadap laki-laki ?" Jawab Rasulullah SAW. "Ibunya".

16.Seorang wanita yang apabila mengerjakan solat lima waktu, berpuasa wajib sebulan (Ramadhan), memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dia kehendaki

17.Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (10,000 tahun).

18.Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan

19.Dua rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik dari 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil

20.Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari

21.Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadah pada malam hari

22.Seorang wanita yang mengalami sakit saat melahirkan, maka Allah SWT memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang berjihad dijalan Allah SWT

23.Wanita yang melahirkan akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan tiap rasa sakit dan pada satu uratnya Allah memberikan satu pahala haji.

24.Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.

25.Wanita yang meninggal dalam masa 40 hari sesudah melahirkan akan dianggap syahid.

26.Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya dari badannya (susu badan) akan dapat satu pahala dari tiap-tiap titik susu yang diberikannya.

27.Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan memberikan kabar gembira bahwa syurga adalah balasannya.

28.Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.

29.Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak nyaman karena menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.

30.Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari karena menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia menghibur hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.

31.Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah mencatatkan baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya,bahkan segala sesuatu yang disinari matahari akan memohonkan ampun untuknya, dan Allah mengangkatkannya seribu derajat.

32.Seorang wanita yang solehah lebih baik dari seribu orang laki-laki yang tidak soleh, dan seorang wanita yang melayani suaminya selama seminggu, maka ditutupkan baginya tujuh pintu neraka dan dibukakan baginya delapan pintu syurga, yang dia dapat masuk dari pintu mana saja tanpa dihisab.

33.Mana-mana wanita yang menunggu suaminya hingga pulang, disapukan mukanya, dihamparkan duduknya atau menyediakan makan minumnya atau memandang ia pada suaminya atau memegang tangannya, memperelokkan hidangan padanya,memelihara anaknya atau memanfaatkan hartanya pada suaminya karena mencari keridhaan Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap kalimat ucapannya,tiap-tiap langkahnya dan setiap pandangannya pada suaminya sebagaimana memerdekakan seorang hamba. Pada hari Qiamat kelak, Allah kurniakan Nur hingga tercengang wanita mukmin semuanya atas kurniaan rahmat itu. Tiada seorang pun yang sampai ke mertabat itu melainkan Nabi-nabi.

34.Tidakkan putus ganjaran dari Allah kepada seorang isteri yang siang dan malamnya menggembirakan suaminya.

35.Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suaminya melihat isterinya dengan kasih sayang akan di pandang Allah dengan penuh rahmat.

36.Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.

37.Wanita yang melayani dengan baik kepada suami yang pulang ke rumah dalam keadaan letih akan medapat pahala jihad.

38.Jika wanita memijat suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 emas dan jika wanita memijat suami bila disuruh akan mendapat pahala perak.

39.Dari Hadrat Muaz ra.: Wanita yang berdiri atas dua kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api,maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka.

40.Thabit Al Banani berkata : Seorang wanita dari Bani Israel yang buta sebelah matanya sangat baik khidmatnya kepada suaminya. Apabila ia menghidangkan makanan dihadapan suaminya, dipegangnya pelita sehingga suaminya selesai makan. Pada suatu malam pelitanya kehabisan sumbu, maka diambilnya rambutnya dijadikan sumbu pelita. Pada keesokkannya matanyayang buta telah celik. Allah kurniakan keramat (kemuliaan pada perempuan itu karena memuliakan dan menghormati suaminya).

41.Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah SAW. keluar mengiringi jenazah. Beliau menemukan beberapa orang wanita dalam majelis itu. Rasulullah SAW lalu bertanya, "Apakah kamu menyolatkan jenazah ?" Jawab mereka,"Tidak". Sabda Rasulullah SAW "Sebaiknya kalian semua tidak usah ikut berziarah dan tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di rumah dan berkhidmatlah kepada suami niscaya pahalanya sama dengan ibadat-ibadat orang laki-laki”.

42.Wanita yang memerah susu binatang dengan "Bismillah" akan didoakan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.

43.Wanita yang membuat adonan tepung gandum dengan "Bismillah" , Allah akan berkahkan rezekinya.

44.Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah.

45."Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan mejadikan 7 parit diantara dirinya dengan api neraka, jarak diantara parit itu ialah sejauh langit dan bumi."

46."Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utus benang yang dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat."

47."Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menenun kain, Allah telah menentukan satu tempat khusus untuknya di atas tahta di hari akhirat."

48."Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan memberikan pahala sama seperti orang yang memberi makan kepada 1000 orang lapar dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak berpakaian."

49."Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut anaknya,menyikatnya, mencuci pakaian mereka dan memandikan anaknya, Allah akan memberikan pahala kebaikan sebanyak helai rambut mereka dan menghapus sebanyak itu pula dosa-dosanya dan menjadikan dirinya kelihatan berseri di mata orang-orang yang memerhatikannya."

50.Sabda Nabi SAW: "Ya Fatimah barang mana wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong kumis (misai) dan mengerat kukunya, Allah akan memberinya minum dari sungai-sungai serta diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman- taman syurga dan dicatatkan Allah baginya kelepasan dari api neraka dan selamatlah ia melintas Titian Shirat."

51.Jika suami mengajarkan isterinya satu hal akan mendapat pahala 80 tahun ibadat

52.Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumah tangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal dari suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat dari yakut

53.Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat,tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.

54.Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah.

55.Salah satu tanda keberkatan wanita itu ialah cepat perkawinannya,cepat pula kehamilannya dan ringan pula maharnya (mas kahwin).

Begitu indah menjadi seorang wanita dan seorang istri. Setiap perbuatan kita merupakan pahala untuk kita lakukan dengan ikhlas karena Allah Insya Allah dunia akhirat ada di tangan kita. Semoga Allah yang Maha baik menjadikan kita wanita dan istri sholehah membantu dan membimbing kita untuk tetap dijalanNya Amiin.

Source from here

Great Sites...


I think these links are great... you should see it too!






http://firsthotnews.blogspot.com/
http://plusworld.blogspot.com/
http://kadowedding.blogspot.com/
http://selamatpagiinfo.blogspot.com/
http://merawatkesehatan.blogspot.com/
http://healthconsultancy.blogspot.com/
http://kecap-bango.blogspot.com/
http://iklanbogor.com/

-- useful information that you should know...

--------------------------------------

http://bursakerjaku.blogspot.com/
http://recruitmentskill.blogspot.com/

-- if u want to see the latest recruitment info

--------------------------------------

http://belajar-masakan.blogspot.com/
http://anekaresepku.blogspot.com/

-- if u want to know about RECIPES!

--------------------------------------

http://cafe-music.blogspot.com/

-- musical info

--------------------------------------

http://penerbitbukuislam.blogspot.com/

-- books, books, books!

--------------------------------------

http://cahayasuar.blogspot.com/
http://catetansiesti.blogspot.com/
http://isnanpunyablog.blogspot.com/
http://strike-ardhy.blogspot.com/
http://blogger-indonesiana.blogspot.com/
http://bapandir.blogspot.com/
http://ku-yus.blogspot.com/

-- blogger

--------------------------------------

http://testi.iluvislam.com/
http://testifriendster.net/

-- colour your friendster now with comment!

--------------------------------------



photos taken from http://bogordailyphoto.blogspot.com/search/label/street

29.9.08

Repost: Sore yang Sulit dan Pagi Yang Indah


kemarin.... saat kudengar berita itu, menjadikan hari itu hari yang sulit buatku. Memang seh... ini memang salah satu yang kuharapkan beritanya. Tapi.... dua berita gembira sekaligus? Ditambah aku harus memilih salah satunya...Tentu saja! Yaaahhh... aku jalani saja.... Petangnya, aku tersenyum sendiri, di dalam hati sih, ternyata memang benar ada hadis Rasulullah yang salah satu isinya, "Orang mukmin itu unik, semua urusan adalah kebaikan baginya. Hal ini hanya diniliki oleh orang mukmin. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia ditimpa musibah, ia bersabar dan itu baik baginya." (H.R. Muslim). Subhanallah... terima kasih Allah karena terus memberikan aku kekuatan untuk bersabar selama ini dari apapun itu bentuknya.

Tapi... in the other hand.... yang membuat aku bertanya2...why? kenapa mesti kemarin? Kemudian aku langsung teringat hadis yang pernah kubaca bahwa Rasulullah pernah bersabda, "Wahai Uqbah, maukah kamu aku tunjukkan akhlak yang paling baik, bagi penghuni dunia dan akhirat? (yaitu) engkau menyambung (persaudaraan) orang memutus kamu, memberi hadiah kepada orang yang tidak pernah memberimu hadiah dan memaafkan orang yang mendzalimimu." (H.R. Al-Hakim). Disini yang lebih aku tekankan adalah poin yang pertama, karena tepat kemarin...yaa... aku melakukan hal yang disebutkan di atas.

Sebenarnya aku ingin lebih menunjukkan bahwa aku tidak pernah sedikitpun merasakan sakit hati ataupun kebencian yang mendalam setelah apa yang terjadi, so... aku silaturahim deh ke rumahnya walo dengan langkah yang berat karena fisik yang sedikit kurang mendukung.

Ya Allah... Alhamdulillah... tak lama setelah aku silaturahim, kemarin aku tak sampai seharian. Hanya dalam waktu 4 jam, aku mendapatkan keberkahan dari silaturahim yang kulakukan. Seneeeeng... karena satu dan lain hal kegembiraan ini bukan untuk aku... tapi untuk orang lain dan mudah-mudahan beliau bisa ikut sedikit mulai merasakan hal yang sama seperti yang kurasakan. Hopefully...

Dan.... pagi ini... setelah membuka mata kembali setelah sebelumnya terpejam walau hanya 2 jam untuk istirahat batin, menjadi pagi yang indah untukku. Setidaknya untuk hari ini, entah besok, atau lusa. Cukup untuk bekal mood-ku sampai hari Senin.

Bunda, Jangan Marah Lagi Ya?

Oleh Irma Yusnita 11 Agu 08 12:09 WIB

Saya mungkin termasuk orang yang mempunyai kadar kesabaran yang tipis sehingga rasa marah gampang sekali tersalut. Sedikit saja yang tidak berkenan di hati saya sering sekali menjadi pemicu naiknya darah sampai ke ubun-ubun. Tapi walau semarah apapun saya berusaha untuk tidak mengeluarkan kata-kata yang kasar atau sampai memukul anak saya yang tingkahnya benar-benar sangat menguji tingkat kesabaran saya.

Caca putri saya sebenarnya bukan anak yang nakal. Menurut saya dia adalah anak yang unik dan memiliki energi yang tidak pernah habis. Dia suka sekali melakukan sesuatu yang terkadang menurut saya terlalu berlebihan misalnya dia suka bermain dengan semua mainan yang dia miliki hingga ruang tengah rumah kami penuh dengan mainannya yang bermacam-macam.

Dia juga sangat suka menyimpan benda tak terpakai bekas ayahnya bekerja seperi bekas suntikan infus tinta printer atau kotak-kotak wadah tinta infus. Semua kotak kemudian diisinya dengan pernak-pernik, bros, pensil warna, gunting kuku, minyak kayu putih dan barang-barang lainnya bahkan pernah sampai jilbab dan pakaian dalamnya dia masukkan ke dalam kotak bekas tersebut. Ketika saya memerlukan benda tersebut saya harus gerilya mencari dan membongkar kotak tersebut satu persatu.

Di situlah saya merasa tingkat kesabaran saya di uji. Biasanya saya akan melakukan pencarian dengan mulut yang tidak berhenti berpetuah padanya. Alhamdulillah Caca selalu mendengarkan dan kalau saya sudah mengatakan lain kali nggak boleh lagi ya? Dia akan menjawab iya. Tapi itu hanya jawabannya saja karena setelah itu pasti akan kejadian lagi kalau dia mendapatkan kotak yang baru.

Namun setelah tiga minggu sekolah di SDIT Nurul Ilmi Tenggarong, terlihat perubahan sikap Caca, dia jarang bermain atau menghamburkan mainannya. Kalaupun bermain yang dia lakukan adalah mewarnai atau menggambar sesuatu di bukunya. Cuma sekarang dia agak susah diajak istirahat siang padahal jam belajar di sekolahnya cukup panjang untuk ukuran anak sd setingkat kelas 1. Kalau dulu saya kurang sabar ketika mengingatkan dia untuk tidak menghamburkan mainannya. Nah kalau sekarang kesabaran saya diuji saat mengajaknya tidur siang. Maksud saya adalah supaya capeknya bisa hilang dan bisa belajar dengan segar saat malam hari.. ehh.. caca malah ngeyel dan bilang nggak mau. Kejadian seperti ini terulang sampai beberapa hari dan membuat suara saya mulai agak meninggi dan terdengar kencang.

"Bun, Laa taghdhab fa lakal jannah, janganlah kamu marah maka bagimu surga" Caca berkata pada saya suatu hari. Dia mengucapkan hadist yang sudah dipelajarinya di sekolah.

Subhanallah, saya yang awalnya mau meneruskan ucapan dengan bermacam-macam petuah yang mungkin membosankan baginya jadi berhenti sejenak dan saya tatap wajahnya. Caca membalas tatapan saya dengan wajah khasnya sambil mengangkat alis dan mengangguk. Dia kemudian tersenyum.

"Bunda, jangan marah lagi ya?" katanya. Saya tersenyum dan mengalah.

"Iya deh, ntar Bunda nggak akan marah-marah lagi kecuali...." saya menggantung kalimat saya.

"Kalau Caca nakal." Caca meneruskan kalimat saya.

"Kalau begitu sekarang waktunya...." saya kembali tidak meneruskan kalimat saya.

Caca tersenyum dan berkata, " tidur."

"Tapi sama ayah juga ya, " lanjutnya lagi. Tanpa menunggu persetujuan saya dia langsung memanggil ayahnya yang sedang asyik bekerja di depan komputer.

Perubahan sikap caca membuat saya berpikir untuk merubah cara saya menghadapi dan membimbingnya. Saya tahu sikap yang keras dan memarahinya tidak menjadi solusi yang baik.
Yang harus saya pelajari lebih banyak adalah bagaimana menjadi lebih sabar dan bersikap lemah lembut dalam mengingatkannya.

"Innallaaha yuhibbur rifqa fil amri kullih"

Sesungguhnya Allah menyukai kelembutan dalam semua urusan. (HR Jama'ah)

Terima kasih ya Nak sudah mengingatkan Bunda. Semoga caca menjadi anak yang sholehah, penyabar dan juga pintar, amin...

28.9.08

Wanita Bagi Pahlawan

Oleh : M. Anis Matta, Lc*

Dibalik setiap pahlawan besar selalu ada seorang wanita agung. Begitu kata pepatah Arab. Wanita agung itu biasanya satu dari dua, atau dua-duanya sekaligus; sang ibu atau sang istri. Pepatah itu merupakan hikmah psiko-sejarah yang menjelaskan sebagian dari latar belakang kebesaran seorang pahlawan. Bahwa karya-karya besar seorang pahlawan lahir ketika seluruh energi didalam dirinya bersinergi dengan momentum diluar dirinya; tumpah ruah bagai banjir besar yang tidak terbendung. Dan tiba-tiba sebuah sosok telah hadir dalam ruang sejarah dengan tenang dan ajek.

Apa yang telah dijelaskan oleh hikmah psiko-sejarah itu adalah sumber energi bagi para pahlawan; wanita adalah salah satunya. Wanita bagi banyak pahlawan adalah penyangga spiritual, sandaran emosional; dari sana mereka mendapat ketenangan dan kegairahan, kenyamanan dan keberanian, keamanan dan kekuatan. Laki-laki menumpahkan energi di luar rumah, dan mengumpulkannya lagi didalam rumahnya.

Kekuatan besar yang dimiliki para wanita yang mendampingi para pahlawan adalah kelembutan, kesetiaan, cinta dan kasih sayang. Kekuatan itu sering dilukiskan seperti dermaga tempat kita menambatkan kapal, atau pohon rindang tempat sang musafir berteduh. Tapi kekuatan emosi itu sesungguhnya merupakan padang jiwa yang luas dan nyaman, tempat kita menumpahkan sisi kepolosan dan kekanakan kita, tempat kita bermain dengan lugu dan riang, saat kita melepaskan kelemahan-kelemahan kita dengan aman, saat kita merasa bukan siapa-siapa, saat kita menjadi bocah besar. Karena di tempat dan saat seperti itulah para pahlawan kita menyedot energi jiwa mereka.

Itu sebabanya Umar bin Khattab mengatakan, "Jadilah engkau bocah di depan istrimu, tapi berubahlah menjadi lelaki perkasa ketika keadaan memanggilmu'. Kekanakan dan keperkasaan, kepolosan dan kematangan, saat lemah dan saat berani, saat bermain dan saat berkarya, adalah ambivalensi-ambivalensi kejiwaan yang justru berguna menciptakan keseimbangan emosional dalam diri para pahlawan.

"Saya selamanya ingin menjadi bocah besar yang polos." kata Sayyid Quthub. Para pahlawan selalu mengenang saat-saat indah ketika ia berada dalam pangkuan ibunya, dan selamanya ingin begitu ketika terbaring dalam pangkuan istrinya.
Siapakah yang pertama kali ditemui Rasulullah SAW setelah menerima wahyu pertama dan merasakan ketakutan luar biasa? Khadijah! Maka ketika Rasulullah ditawari untuk menikah setelah Khadijah wafat, beliau mengatakan; "Dan siapakah wanita yang sanggup menggantikan peran Khadijah?"

Itulah keajaiban dari kesederhanaan. Kesederhanaan yang sebenarnya adalah keagungan; kelembutan, kesetiaan, cinta dan kasih sayang. Itulah keajaiban wanita.

* Direktur Al-Manar Jakarta